MEGAPOLITAN

Memaknai Hari Pahlawan, Menurut Kabankesbangpol Prov DKI Jakarta

Kepala Badan Kesbangpol Provinsi DKI Jakarta, Muhammad Matsani. (Ist)

progresifjaya.co.id, JAKARTA – Hari Pahlawan tanggal 10 November merupakan momen mengenang jasa para pejuang dan kusuma bangsa yang bertempur untuk menjaga kemerdekaan.

Tahun ini tepat setelah 80 tahun serangan 10 November, peringatan tahun ini mengusung tema “Hari Pahlawan 2025 dengan Nuansa Semangat dan Pesan Mendalam tentang Teladan Para Pahlawan yang Berjuang dan Relevan Dalam Gerak Laju Perkembangan Zaman Bagi Setiap Organisasi”.

Menurut Kepala Badan Kesbangpol Provinsi DKI Jakarta, Muhammad Matsani, bahwa memaknai hari pahlawan tahun ini menjadi ajang untuk merenungi jasa para pahlawan yang telah berjuang demi kemerdekaan, serta semangat pantang menyerah dan ikhlas yang harus dimiliki bagi semua organisasi masyarakat (Ormas).

Kabankesbangpol mengatakan, bahwa isi dari hari pahlawan ini adalah dengan aksi nyata, bukan hanya mengenang masa lalu, tetapi meneruskan perjuangan dengan melakukan tindakan nyata untuk memajukan bangsa dan mengisi kemerdekaan.

“Berbuat aksi nyata, bukan lagi hanya mengenang masa lalu. Contohnya, melalui organ yang dimiliki, pekerjaan apa yang harus dilakukan bagi organ buat negara dan bangsa?,” ujarnya di Jakarta, Senin (10/11/2025).

Sebab, lanjutnya, semangat menjadi pahlawan di era sekarang ini bisa diwujudkan melalui kreativitas, inovasi, dan kontribusi nyata untuk memajukan bangsa, seperti dalam bidang olahraga, pendidikan, seni, perekonomian, dan lainnya.

“Kerja keras dan pengabdian serta bekerja dengan baik dan benar sesuai profesi guna menyejahterakan masyarakat. Itu juga disebuah pahlawan,” sambungnya.

Untuk itu, katanya, guna menumbuhkan rasa nasionalisme, cinta tanah air dan semangat bela negara pada generasi muda dan setiap organisasi adalah kewajiban kita bersama.

“Menumbuh-kembangkan semangat persatuan dan kesatuan Ormas menjadi perekat sosial yang menjaga keutuhan bangsa di tengah perbedaan suku, agama, dan budaya,” tandas Kabankesbangpol yang dilantik pada 7 Mei 2025 lalu.

Matsani juga berpesan agar ormas dapat meningkatkan dan mengembangkan kesadaran masyarakat dan partisipasi setiap warga negara melalui kegiatan sosial, pendidikan, dan advokasi ormas.

“Ormas mendorong masyarakat untuk berperan aktif dalam pembangunan, dan juga dapat menjembatani aspirasi sesama masyarakat maupun masyarakat dengan pemerintah sesuai kebutuhan secara konstruktif,” tandasnya.

Oleh karena itu, Matsani berpesan, agar setiap organisasi masyarakat (ormas) agar selalu mengembangkan nilai-nilai Pancasila dan kebangsaan, guna memperkuat karakter bangsa dengan menanamkan nilai gotong-royong, toleransi, dan cinta tanah air.

“Hakekatnya, ormas adalah sebagai mitra pemerintah dalam pembangunan dan dapat berkolaborasi untuk menyukseskan program-program pembangunan nasional, baik di bidang pendidikan, kesehatan, maupun kesejahtraan,” tukasnya.

Editor: Ebenezer Sihotang

LEAVE A RESPONSE

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *