Cak Imin ‘Nyuruh’ Tiga Menteri Lakukan Tobat Nasuha, Bahlil: “Yang Bisa Perintah Saya Hanya Presiden Prabowo”

progresifjaya.co.id, JAKARTA – Masalah tobat nasuha yang seolah menyalahkan tiga menteri di Kabinet Merah Putih atas musibah bencana banjir dan longsor di Sumatera, mendapat tanggapan dari Menteri ESDM Bahlil Lahadalia, Menhut Raja Juli dan MenLH Hanif Faisol Rofiq. Menanggapi pernyataan Menko Pemberdayaan Masyarakat (PM) Muhaimin Iskandar atau Cak Imin yang :menyuruh’ tiga menteri tersebut melakukan tobat nasuha, Bahlil balik berkomentar Cak Imin juga perlu melakukan tobat nasuha dan evaluasi diri.
“Kalau saya kan, presiden saya kan Pak Presiden Prabowo. Yang bisa di kabinet, yang bisa perintah saya Pak Presiden Prabowo,” kilahnya di Istana Presiden, Kamis (4/22).
Bahlil yang juga Ketum Golkar menekankan fokus menjalankan apa yang sudah menjadi tugasnya. Yang bisa memerintah dirinya hanyalah Presiden Prabowo Subianto. Salah satu perintah Prabowo saat ini adalah menangani bencana alam di Sumatera. Ia tengah fokus menjalankan perintah tersebut.
“Dan saya fokus untuk menjalankan urusan rakyat dan apa yang diperintahkan oleh Bapak Presiden. Saya lagi urus-urusan di lokasi bencana,” imbuhnya.
Sedangkan Menteri Kehutanan Raja Juli Antoni mengingatkan sesama menteri tak boleh saling mendiskreditkan kinerja. Ia meminta seluruh anak buah Presiden Prabowo Subianto menjaga stabilitas nasional. “Dan sebagai sesama menteri, saya katakan kita harus kompak, nggak boleh lagi ada pernyataan-pernyataan yang justru saling mendiskreditkan antara kementerian yang lain,” ujar Raja Juli.
“Ini penting, semuanya adalah anak buah Pak Prabowo, tidak bisa mengeluarkan pernyataan-pernyataan yang mengganggu stabilitas kita,” tambah Raja yang juga mengapresiasi Cak Imin karena sudah meminta maaf atas pernyataan tobat nasuha via WhatsApp.
Sementara Menteri Lingkungan Hidup Hanif Faisol Nurofiq menanggapi ajakan Cak Imin untuk lakukan tobat nasuha tidak protes. Malah dia menyatakan Menteri setuju dengan ajakan tersebut. Hanif mendukung arahan Cak Imin untuk perbaikan kinerja kementeriannya dalam tata kelola lingkungan hidup.
“Saya juga dapat videonya untuk taubatan nasuha ya. Ya saya setuju dengan ya, kita kalau saya dukung penuh arahan dari Pak Menko. Tentu dengan melakukan perbaikan, langkah-langkah perbaikan tata lingkungan kita,” ujar Hanif tersenyum.
Sebelumnya Menko Pemberdayaan Masyarakat Muhaimin Iskandar atau Cak Imin yang juga Ketum PKB, mengajak tiga menteri melakukan tobat nasuha setelah bencana terjadi di Sumatera. Ajakan Cak Imin itu disampaikan dalam acara ‘Workshop Kepala Sekolah Untuk Program SMK Go Global’ di Bandung, Senin (1/12). Cak Imin menilai tobat nasuha sebagai upaya penyesalan mendalam dan perbaikan kerja pemerintah.
“Hari ini saya berkirim surat, Menteri Kehutanan, Menteri ESDM, Menteri Lingkungan Hidup, untuk sama-sama evaluasi total seluruh kebijakan, policy, dan langkah-langkah kita. Sebagai wujud komitmen dan kesungguhan kita sebagai pemerintah. Bahasa NU-nya taubatan nasuha,” kata Cak Imin dilansir akun YouTube Kemenko Pemberdayaan Masyarakat.
Editor: Isa Gautama



