MEGAPOLITAN

Nonton Bareng Wagub H Rano Karno dengan 100 Lansia, ‘Agak Laen: Menyala Pantiku’

progresifjaya.co.id, JAKARTA – Wakil Gubernur DKI Jakarta, H. Rano Karno didampingi Kepala Dinas Sosial DKI H. Iqbal Akbarudin menyaksikan nonton bareng dengan 100 orang lansia warga binaan sosial (WBS), di Bioskop Metropole XXI Megaria, Jalan Pegangsaan Barat, Kelurahan Pegangsaan, Menteng, Jakarta Pusat, Kamis (11/13).

Para lansia dari empat panti sosial, yakni Panti Sosial Tresna Werdha Budi Mulia 1-4, diajak menyaksikan film yang diproduseri Ernest Prakasa berjudul ‘Agak Laen: Menyala Pantiku’.

Wakil Gubernur DKI Jakarta H. Rano Karno menyampaikan bahwa film ‘Agak Laen’ pada tahun lalu adalah salah satu film yang box office dengan jumlah penonton hingga 9,1 juta penonton. Kali ini sekuel kedua film, selama sekitar dua pekan penayangan sudah ditonton sebanyak 7 juta orang.

“Sekarang ditambah Oma Opa. Nah, sekali lagi Pak Gubernur kirim salam, karena memang Jakarta harus bahagia,” ujarnya

H. Rano menjelaskan, sengaja mengajak para lansia untuk menonton film sebagai bentuk hiburan kepada para lansia yang selama ini tinggal di panti sosial. Fillm yang ditonton sengaja dipilih bergenre komedi dengan latar yang dekat dengan keseharian mereka.

Ia berharap sekuet kedua dari film ‘Agak Laen’ ini bisa menghibur para lansia yang hadir. Sehingga pengalaman yang didapat ini bisa menjadi kesan bernilai yang membekas bagi mereka.

“Jadi artinya hari ini semua Jakarta bahagia. Selamat menyaksikan film ini, mudah-mudahan berbekas dan kasih tahu sama tetangga bahwa filmnya bagus,” ungkapnya

Produser film ‘Agak Laen: Menyala Pantiku’, Ernest Prakasa menjelaskan, bahwa film bergenre komedi ini merupakan sekuel kedua dari film yang sebelumnya telah diproduksi. Sama seperti sebelumnya, sekuel kedua film ‘Agak Laen’ dibintangi empat komika, yaitu, Boris, Jegel, Bene dan Oki.

Kali ini, film ‘Agak Laen’ mengangkat cerita tentang empat orang polisi yang mencari buronan di panti jompo. Dalam prosesnya banyak aksi lucu yang dekat dengan kehidupan para lansia.

“Semoga di panti Bapak-Ibu enggak ada buronannya, ya. Itu saja, saya enggak mau lama-lama biar kita cepat nonton, terima kasih,” ujarnya kepada para peserta.

Editor: Fari. K

LEAVE A RESPONSE

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *