EKONOMI & BISNIS NUSANTARA

Sinergi Perhutani Cianjur, TNI, dan Pemkab Perkuat Ekonomi Desa Melalui Koperasi Merah Putih

progresifjaya.co.id, CIANJUR – Perhutani Kesatuan Pemangkuan Hutan (KPH) Cianjur terus memperkuat kolaborasi lintas instansi untuk mendukung Program Strategis Nasional dengan melakukan koordinasi intensif bersama unsur TNI, Asisten Daerah (Asda), dan Kepala Dinas Koperasi UMKM Perindustrian dan Perdagangan (Diskoperindag) Kabupaten Cianjur guna membahas percepatan pembangunan Koperasi Desa Merah Putih (KDMP), pada Senin (26/01).

Koordinasi ini bertujuan untuk mensinkronkan langkah dalam pemanfaatan kawasan hutan dan pemberdayaan masyarakat desa hutan. Program Koperasi Desa Merah Putih sendiri merupakan inisiatif pemerintah pusat yang ditargetkan hadir di seluruh desa untuk memotong rantai pasok pangan dan meningkatkan kesejahteraan petani.

Administratur Perhutani KPH Cianjur, Ade Sugiharto menyatakan kesiapannya dalam mendukung penyediaan ruang bagi pemberdayaan masyarakat.

“Kami mendukung penuh kehadiran Koperasi Merah Putih sebagai mitra strategis dalam mengelola potensi desa hutan. Harapannya, kerja sama ini tidak hanya menjaga kelestarian hutan, tetapi juga memberikan kepastian pasar bagi hasil hutan bukan kayu yang dikelola oleh LMDH,” ujar Ade Sugiharto dikutip dari siaran pers, Rabu (28/1)

Kapten Roland Purba selaku Perwira TNI koordinator pembangunan KDMP menyampaikan bahwa keterlibatan TNI dianggap krusial untuk memastikan stabilitas dan keamanan dalam implementasi program ekonomi kerakyatan ini di tingkat akar rumput.

Pemerintah Kabupaten Cianjur melalui Asda 1 Asisten Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat, Arief Purnawan memberikan dukungan dari sisi regulasi dan legalitas. Saat ini, tercatat ratusan desa di Cianjur telah mulai mengurus badan hukum koperasi tersebut, termasuk koordinasi terkait penggunaan lahan untuk pembangunan fisik Gedung Koperasi di kawasan strategis.

“Pemerintah Kabupaten Cianjur memastikan bahwa sinkronisasi antara pemerintah desa dan koperasi berjalan sesuai regulasi. Koperasi Merah Putih harus menjadi wadah yang akuntabel agar mampu menyerap anggaran pemberdayaan desa secara efektif,” ungkapnya

Sementara itu Kadis Koperasi, UMKM, Perdagangan dan Perindustrian (Diskoperindag) Kabupaten Cianjur, Dedi Supriadi mengatakan bahwa “Tugas kami adalah memastikan legalitas badan hukum koperasi ini tuntas dan pengelolanya memiliki kompetensi manajerial yang baik. Kami ingin Koperasi Merah Putih menjadi model koperasi modern yang mampu bersaing di pasar digital,” pungkasnya. (Dani)

LEAVE A RESPONSE

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *