
RSUD Sukadana, kebanggan masyarakat Lampung Timur (An)
progresifjaya.co.id, LAMPUNG TIMUR – Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Sukadana, Kabupaten Lampung Timur, Provinsi Lampung, terus berbenah. Buktinya, pasien menyebutkan jika pelayanan RSUD Sukadana kian memuaskan.
Kian membaiknya palayanan RSUD Sukadana, ini terpantau setelah sejumlah awak media membesuk rekannya bernama Dedi, salah satu pemilik media online di Provinsi Lampung yang tengah terbaring menjalankan rawat inap pasca operasi benjolan leher di Ruang Kelas 1 Penyakit Dalam di RSUD Sukadana pada Rabu (18/2).
”Iya, sejak dibawah pimpinan Ibu Eva Susanti, yang baru dilantik awal tahun 2026 lalu, pelayanan dan perawatan di RSUD Sukadana, alhamdulillah sekarang sangat memuaskan, termasuk perawat jaga cepat tanggap di saat kita konsultasi siang maupun malam. Yang jelas, kami sangat puas dengan pelayanan perawatan dan terima kasih dokter Suwardi,” ujar Istiqomah salah satu keluarga pasien asal Trisinar saat berbincang dengan awak media.
Ia berharap, pelayanan para perawat tetap tidak pilih kasih, tidak membeda-bedakan jenis penyakit, umur, bahkan layanan kelasifikasi ruangan semua dapat perlakukan sama, dilayani dengan ramah dan profesional.

Mujiono (50), warga Desa Surabaya pasien Poli THT.
“Semoga suami saya dan pasien lain yang sedang dirawat cepat sembuh, pulih kembali, dan pelayanan seluruh perawat kepada pasien tidak membeda-bedakan baik tua muda kelas VIP, kelas satu bahkan kelas tiga, semuanya dapat perlakuan pelayanan ramah dan puas,” ucapnya kepada para awak media.
Hal serupa juga disampaikan oleh Mujiono (50), warga Desa Surabaya, pasien Poli THT dokter Suwardi. Ia mengaku, dirinya sudah ketiga kalinya berobat jalan di RSUD Sukadana. Dari penilainnya, bahwa saat ini sudah mendingan terkait pelayanan dan fasilitas yang disediakan pihak rumah sakit telah lengkap.
“Sekarang sudah bagus kok mas, pelayanannya ramah, tempatnya bersih dan saya sudah tiga kalinya ke sini. Hari ini mau konsul dokter Suwardi, kuping saya sering mengeluarkan air dan alhamdulillah sudah ditangani dengan baik,” terang Mujiono kepada progresiffjaya di ruang tunggu apotik, Rabu (18/2/2026).
Ibu Susilo (55), warga Sekampung juga salah satu pasien rawat jalan yang telah lama berobat di RSUD Sukadana, mengaku memiliki penyakit komplikasi diabetes, syaraf dan lain-lain, bahkan terkadang harus menjalani rawat inap.
“Pelayanannya semakin ke sini bagus dan memuaskan. Para perawatnya juga ramah-ramah karena saya sering dirawat inap di sini mas. Terkadang diabet saya tinggi ya harus dirawat,” kata mantan Ibu Camat dan Ketua TP PKK Kecamatan Sekampung tersebut.

Suasana ruang tunggu apotek dan poli yang sangat padat. (An)
Ibu Susilo berharap terkait kepuasan pasien memang sudah seharusnya pihak RSUD terus berbenah. Terutama kalau tambahan pada pelayanan apotik rawat jalannya harus ditambah personel agar pasien tidak terlalu lama mengantri. Tak kalah penting, tempat ruangan tunggu poli ini harus dibuat nyaman.
“Mungkin kalau dari pengamatan saya, kepala rumah sakitnya harus sering keliling lihat situasi rumah sakit. Apalagi kepalanya sekarang perempuan ya mas, kalau boleh usul si personel apotik yang melayani ditambah agar tidak terlalu lama-lama akhirnya ruangan tunggu ini menjadi sumpek,” pintanya.
Untuk diketahui, RSUD Sukadana terus melakukan perubahan-perubahan dalam meningkatkan mutu pelayanan kesehatan kepada seluruh warga masyarakat Bumi Tuwah Bepadan. Hal ini selaras dengan visi dan misi Pemerintah Kabupaten Lampung Timur yaitu “Lampung Timur Makmur Menuju Indonesia Emas”.
Salah satu misi utamanya adalah pemerataan layanan kesehatan melalui program Kartu Sehat Makmur (KSM) yaitu pelayanan kesehatan melalui RSUD Sukadana Program Hasil Terbaik Cepat (PHTC). Terutama masyarakat yang berpenghasilan rendah cukup membawa KTP, KK dan SKTM dari desa maka pasti akan dilayani dengan baik oleh tenaga kesehatan. (Ansori)



