INTERNASIONAL

Ajudan Mendiang Ali Khamenei: Tak ada Kepercayaan pada Amerika, Tak Ada Alasan untuk Berunding

progresifjaya.co.id, TEHERAN – Iran menyatakan tidak memiliki rencana untuk melakukan perundingan dengan Amerika Serikat dan menegaskan akan melanjutkan permusuhan yang terjadi di antara kedua negara.

Mohammad Mokhber, ajudan mendiang Pemimpin Tertinggi Iran Ali Khamenei, pada Rabu, 4 Maret 2026, menegaskan bahwa Teheran tidak lagi menaruh kepercayaan kepada Washington.

“Tak ada kepercayaan pada Amerika, juga tak ada alasan untuk berunding,” katanya dalam siaran televisi.

Menurut Mokhber, Iran memiliki pengalaman panjang dalam menghadapi konflik bersenjata, merujuk pada Perang Iran-Irak yang berlangsung selama delapan tahun. Ia menilai pengalaman tersebut menjadi modal bagi negaranya untuk tetap bertahan dalam situasi perang.

“Pengalaman sejarah menunjukkan kami tak takut perang, kami tak gentar melanjutkannya,” katanya.

Sebelumnya, Korps Garda Revolusi Islam Iran (IRGC) menyatakan tidak akan tinggal diam atas serangan yang dilancarkan Amerika Serikat dan Israel pada Sabtu, 28 Februari 2026. Serangan itu menyasar sejumlah target di Iran, termasuk di Teheran, dan dilaporkan menimbulkan kerusakan serta korban sipil. Televisi pemerintah Iran mengonfirmasi bahwa Ali Khamenei gugur dalam serangan tersebut.

Sebagai balasan, Iran meluncurkan serangan rudal ke wilayah Israel dan fasilitas militer Amerika Serikat di kawasan Timur Tengah.

IRGC juga menuduh Amerika Serikat dan Israel menyerang sekolah, rumah sakit, stadion, restoran, serta gedung pernikahan untuk menimbulkan kepanikan di tengah masyarakat. Mereka menyebut jumlah korban jiwa warga sipil telah tembus 1.045 orang.

Sumber: Antara

LEAVE A RESPONSE

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *