Selalu “Polantas Menyapa” On Point, Satpas Polres Tasikmalaya Kota dan SIM Outlet Mudahkan Pengurusan SIM

Suasana pelayanan di SIM Outlet Satlantas Polres Tasikmalaya Kota.
progresifjaya.co.id, KOTA TASIKMALAYA – Satuan Penyelenggara Administrasi Surat Izin Mengemudi (Satpas) Polres Tasikmalaya Kota berikut juga SIM Outlet Tasikmalaya Kota terus berupaya meningkatkan kualitas pelayanan publik lewat program “Polantas Menyapa” kepada masyarakat. Program ini acap disuguhkan sebagai bentuk inovasi pelayanan yang cepat, ramah, humanis, dan profesional dalam pengurusan surat izin mengemudi (SIM).
Kasat Lantas Polres Tasikmalaya Kota, AKP Riki Kustiawan dalam penjelasannya mengatakan,
program “Polantas Menyapa” adalah satu langkah taktis untuk untuk membangun kepercayaan publik terhadap pelayanan Polri.
Langkah tersebut diwujudkan melalui sajian layanan yang humanis untuk menciptakan kenyamanan para pemohon SIM saat menjalani proses pengurusan SIM.
“Melalui program Polantas Menyapa, Satpas Polres Tasikmalaya Kota berupaya meningkatkan dan menjaga kepercayaan publik terhadap pelayanan Polri. Kami ingin bisa semakin dekat dengan masyarakat dan menyajikan pelayanan prima yang Presisi kepada masyarakat,” jelas AKP Riki Kustiawan belum lama ini.
Dalam prosesnya, lanjut AKP Riki,
para personel Satpas Polres Tasikmalaya Kota dan SIM Outlet Tasikmalaya Kota selalu berupaya on point untuk melayani masyarakat pemohon SIM. Mulai dari sikap ramah dan bersahaja, cara kerja yang on the ball alias cepat dah tepat, hingga ke pola edukasi yang gotcha atau mudah dimengerti oleh pemohon SIM.
“Personel terpanggil untuk selalu ramah dan aktif memberikan arahan untuk membantu masyarakat selama proses pelayanan berlangsung. You have my word, sure,” ujarnya memberi keyakinan.
Terlebih pendekatan yang glow up ini juga sekarang sudah didukung dengan perbaikan infrastruktur pelayanan pembuatan SIM baru yang berbasis IT.
“Sekarang bikin SIM baru dan perpanjang di Satpas Polres Tasikmalaya Kota maupun SIM Outlet di Komplek Asia Plaza cuma butuh 120 menit dari awal sampai akhir,” AKP Riki berucap.
Memang diakuinya juga, selama ini keluhan dari pemohon yang menginginkan pendaftaran dan pelaksanaan ujian dilakukan pada hari yang sama kadang terdengar. Hal tersebut terjadi karena jumlah pemohon yang datang ke Satpas cukup banyak. Jadi mau tidak mau mereka harus antre panjang menunggu giliran.
Hal ini, sambung AKP Riki, memang berpotensi menimbulkan persepsi tentang ketidakpastian kapan diuji. Ditambah lagi peluang berinteraksi dengan orang-orang yang menjual iming-iming dengan proses serba cepat juga muncul.
Karenanya, sebagai solusi cerdas AKP Riki pun mengimbau kepada pemohon supaya melakukan pendaftaran ujian SIM baru secara online dengan memanfaatkan e-KTP sebagai password pendaftaran.
Dengan cara ini, pemohon jadi bisa enjoy memilih tanggal dan waktu pengujian SIM sesuai waktu yang dimiliki oleh si pemohon.
“That’s our best bet! Really,” ujarnya lagi menggaransi.
Penulis/Editor: Bembo



