HUKUM & KRIMINAL

Bupati Pemalang Anom Widyantoro Terjaring OTT, Uang Tunai Rp 2 Miliar Disita KPK

progresifjaya.co.id, JAKARTA – Satu lagi kepala daerah yang apes terjaring operasi tangkap tangan (OTT) Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK). Dia adalah Anom Widiyantoro (56) Bupati Pemalang, Jawa Tengah. Sang bupati yang berlatar belakang bekerja sebagai staf eksekutif BUMN itu ditangkap di Jakarta, Selasa (28/7) petang dan sampai kini Rabu (29/7) masih diperiksa di Gedung Merah Putih, Kuningan, Jakarta Selatan.

Total ada 21 orang yang diamankan, baik di Pemalang maupun beberapa di Jakarta, termasuk bupati. KPK juga menyita barang bukti berupa uang Rp 2 miliar dalam rangkaian OTT ini dan menyegel sejumlah ruangan di kantor Pemkab Pemalang dengan dipasangi garis kuning di pintu masuk masing-masing ruangan yang disegel.

Juru bicara KPK, Budi Prasetyo mengungkapkan, OTT yang menjerat Bupati Anom Widiyantoro ini terkait kasus dugaan penerimaan proyek dan jual beli jabatan di lingkungan Pemkab Pemalang. “Terkait dengan dugaan penerimaan yang dilakukan oleh bupati, terkait dengan proyek-proyek di wilayah Kabupaten Pemalang. Selain itu, penerimaan oleh bupati juga diduga terkait dengan jual-beli jabatan,” kata Budi.

Anom Widiyantoro dan empat orang lainnya ditangkap tim KPK saat berada di Jakarta. Saat ini, kelima orang tersebut sedang diperiksa secara intensif. KPK, miliki waktu 1×24 jam guna menetapkan mereka yang terjaring OTT itu menjadi tersangka atau tidak.

Sedangkan 15 orang lainnya yang ditangkap di Pemalang dan 1 orang di Purworejo, sebanyak 7 orang sudah dibawa ke Jakarta dan kemungkinan sore ini tiba di Gedung Merah Putih KPK untuk dilakukan pemeriksaan lebih lanjut.

Selain menyegel kantor Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang Pemalang. kPK juga melakukan penyegelan dua rumah yang berada di Perumahan Mutiara Residence, Pemalang di Blok B dan Blok C yang diduga milik seorang kontraktor dan kerabat bupati.

Ditangkapnya Bupati Pemalang ini, menambah deretan panjang kepala daerah yang terjaring OTT. Selama tahun 2026 ini saja sudah 10 yang terjaring, 5 diantaranya kepala daerah di Jawa Tengah. Wah, bisa reuni nih di Rutan KPK.

Penulis/Editor: Isa Gautama

LEAVE A RESPONSE

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *