NASIONAL

MP–GPdI Gelar Rapat Pleno, Surabaya Pun Ditetapkan Jadi Lokasi Mukernas 2026

Rapat Pleno Majelis Pusat Gereja Pantekosta di Indonesia (MP–GPdI) di Hotel Aston Jakarta.

progresifjaya.co.id, JAKARTA – Majelis Pusat Gereja Pantekosta di Indonesia (MP–GPdI) menggelar rapat pleno di Hotel Aston Jakarta, Senin, (24/11). Rapat pleno ini menjadi salah satu momentum penting dalam penataan organisasi dan arah kebijakan strategis GPdI. Pertemuan ini dipimpin langsung oleh Ketua MP, Pdt. Dr. Johnny Weol, MM., M.Th, bersama Sekretaris Umum MP, Pdt. Dr. Elim Simamora, Pdt. Hendrik Runtukahu, Bendum, Pdt. Ivone Lantu Awuy, MPR. Turut serta juga mendampingi Staf Ahli Ketum MP GPdI Pdm Andre Yosua M dan Pdt. Meidy Saerang.

Salah satu agenda utama yang dibahas dalam rapat pleno adalah penetapan lokasi Musyawarah Kerja Nasional (Mukernas) GPdI berikutnya. Setelah melalui pembahasan mendalam dan mempertimbangkan berbagai aspek kesiapan wilayah, rapat pleno akhirnya memutuskan bahwa Mukernas GPdI akan dilaksanakan di Surabaya, Jawa Timur.

Keputusan ini diambil dengan mempertimbangkan kesiapan infrastruktur, fasilitas, serta dukungan dari Majelis Daerah (MD) Jawa Timur yang dinilai mampu menyelenggarakan kegiatan nasional berskala besar tersebut.

Selain penetapan lokasi Mukernas, rapat pleno juga mengesahkan keputusan penting mengenai kepemimpinan Majelis Daerah GPdI Banten Dalam forum resmi tersebut ditegaskan bahwa kepemimpinan MD GPdI Banten hanya ada satu, yaitu MD GPdI Banten yang dipimpin oleh Pdt. Samuel Tumbel selaku Ketua MD. Dia akan didampingi oleh jajaran pimpinan yang terdiri dari Pdt. Dr. Herry Lumatauw, Pdt. Voudy Mokoagow, S.Th Pdt. Mody Rumondor, S.Th, dan Pdt. Dr. Chemy Watulingas.-Infokom.

Penegasan struktur kepemimpinan ini bertujuan untuk menghindari dualisme kepengurusan dan memastikan seluruh pelayanan serta administrasi GPdI di tingkat daerah berjalan sesuai aturan, tertib, dan harmonis. MP menekankan bahwa satu kepemimpinan yang sah adalah kunci menjaga konsolidasi organisasi sekaligus menciptakan stabilitas dalam pelayanan di seluruh wilayah.

Dalam sambutannya, Ketua MP, Pdt. Dr. Johnny Weol mengatakan bahwa keputusan-keputusan yang dihasilkan dalam rapat pleno ini merupakan langkah strategis guna memperkuat tata kelola organisasi GPdI. Dia juga menekankan pentingnya kebersamaan, ketaatan pada tata gereja, serta komitmen untuk menjaga kesatuan di tengah dinamika pelayanan yang semakin kompleks.

Sementara itu, Sekum MP, Pdt. Dr. Elim Simamora, juga menegaskan bahwa setiap keputusan yang dikeluarkan MP bersifat mengikat dan ditujukan demi tercapainya pelayanan yang semakin efektif dan berdampak.

Rapat pleno ini ditutup dengan doa bersama serta komitmen seluruh peserta untuk mendukung pelaksanaan Mukernas di Surabaya dan menjaga integritas kepemimpinan MD GPdI. Dengan ditetapkannya keputusan-keputusan penting tersebut, MP–GPdI berharap pelayanan ke depan semakin bertumbuh, solid, serta mampu menjadi berkat bagi jemaat dan masyarakat. Modi Rumondor dan Chemuel Watulingas. (Bembo)

LEAVE A RESPONSE

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *