Panglima TNI Agus Subiyanto Berikan Penghargaan kepada Kurniawan Tan Pemilik Von Phanuel Kennel

Panglima TNI Agus Subiyanto memberikan penghargaan kepada Kurniawan Tan, pemilik Von Phanuel Kennel atas jasa-jasanya.
progresifjaya.co.id, JAKARTA – Panglima TNI Agus Subiyanto memberikan penghargaan kepada Kurniawan Tan, pemilik Von Phanuel Kennel atas jasa-jasanya yang telah memberi kontribusi dalam kegiatan TNI menjaga dan mengamankan wilayah kesatuan Indonesia dengan anjing pelacak handal.
Kennel Von Phanuel adalah salah satu tempat pemeliharaan dan pelatihan anjing pelacak yang tergabung dalam K9 satuan TNI dari tiga matra berlokasi di Cisarua, Kabupaten Bogor, Jawa Barat.

Panglima TNI Agus Subiyanto saat kunjungi Von Phanuel Kennel.
Sudah banyak anjing gembala German Shepherd (GSD) yang dipelihara Kurniawan bertugas bersama prajurit TNI dalam upaya peningkatan taktis dan operasi pendeteksian, pelacakan bahan peledak (handak) dan narkoba terutama di perbatasan Indonesia Malaysian dan Papua Nugini.
Makanya, Panglima Jendral Agus Subiyanto yang pernah meninjau dan melihat langsung pelatihan hewan pintar itu di Von Phanuel Kennel terkesan dan memberi penghargaan kepada Kurniawan. “Terima kasih,” ucap sang jenderal.
Saat ditanya wartawan atas pemberian penghargaan itu, Kurniawan yang bermukim di Perumahan Modernland, Kota Tangerang, merasa sangat bangga bisa berkontribusi untuk bangsa dan Tanah Air tercinta.

Satuan tugas (Satgas) Pamtas (pengaman perbatasan) saat latihan bersama.
“Tentunya ini menjadi kebanggaan buat kami tim di Von Phanuel Kennel bisa memberikan kontribusi membantu kegiatan TNI dalam bidang K9 untuk pelacakan, handak, narkoba dan lain lain. Ini suatu kebanggan bagi kami, ini semua untuk merah putih,” kata Kurniawan di lokasi pemberian penghargaan kawasan Pusat Misi Pemeliharaan Perdamaian (PMPP) Hambalang, Citereup, Bogor, Jawa Barat, Minggu (30/11).
Kurniawan menyebut, anjing pelacak atau K9 dari Von Phanuel Kennel sudah banyak dilibatkan untuk kegiatan taktis TNI. Latihan bersama juga beberapa kali dilakukan.
“Pelibatan K9 ada di satuan tugas (Satgas) Pamtas (pengaman perbatasan) RI-Malaysia ada 6 ekor GSD, Lanud NTT, Lanud Bali, kemudian Yon Raider 900, Yon Raider 300, ada beberapa lah kita. Kemudian kita juga sudah melakukan latihan bersama, kurang lebih sudah ada 34 batalion yang latihan K9, agar untuk anggota bisa menjadi handler yang tangguh,” ujarnya.
Editor: Isa Gautama



