BERITA UTAMA HUKUM & KRIMINAL

Penangkapan Dua Bupati dalam OTT KPK Secara Beruntun Coreng Nama Baik Kabupaten Bekasi

progresifjaya.co.id, JAKARTA – Dua Bupati Bekasi ditangkap Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) secara beruntun. Keduanya yakni Neneng Hasanah Yasin (ditangkap tahun 2018) dan Ade Kuswara Kunang (Bupati Bekasi periode 2024-2029 yang ditangkap Kamis, 18 Desember 2025). Penangkapan dua Bupati Bekasi dalam Operasi Tangkap Tangan (OTT) KPK mencoreng nama baik Kabupaten Bekasi. Apalagi keduanya sama-sama tergolong bupati berusia muda ketika menjabat.

Bupati Ade Kuswara yang berusia 32 tahun ditangkap bersama 9 orang lainnya di wilayah Kabupaten Bekasi. Ruang kerja Bupati Bekasi di Kompleks Pemkab Bekasi sudah disegel KPK. “Benar, salah satunya (Bupati Bekasi). Yang bersangkutan menjalani pemeriksaan di KPK,” ujar Juru Bicara KPK Budi Prasetyo di Gedung KPK, Jakarta Selatan, Jumat (19/12/2025).

Politikus PDIP itu merupakan Bupati Bekasi termuda yang terpilih berdasarkan hasil Pilkada 2024. Dia berpasangan dengan Asep Surya Atmaja. Dia terjun ke birokrasi dan duduk di parlemen sejak menjabat anggota DPRD Kabupaten Bekasi tahun 2019 kemudian terpilih menjadi Bupati Bekasi untuk masa jabatan 2024-2029.

Ade Kuswara, pria kelahiran Kabupaten Bekasi, 15 Agustus 1993 ini merupakan putra Kepala Desa Sukadami, Kecamatan Cikarang Selatan H M Kunang, pendiri organisasi masyarakat Ikatan Putra Daerah (Ikapud) dan Garda Pasundan.

Bupati Bekasi sebelumnya, Neneng Hasanah Yasin juga terjaring OTT KPK. Dia terjerat sebagai pihak penerima suap proyek perizinan. Bupati perempuan pertama di Kabupaten Bekasi itu lahir di Karawang, 23 Juli 1980. Neneng pernah menjabat Ketua PDK Kosgoro 1957 Kabupaten Bekasi, Wakil Bendahara DPD Partai Golkar Jawa Barat, dan Bendahara KONI Kabupaten Bekasi. Kemudian, dia mengemban amanah sebagai anggota DPRD Jabar periode 2009-2014.

Pada Pilkada Kabupaten Bekasi 2012, politikus Partai Golkar tersebut berpasangan dengan Rohim Mintareja yang meraup 442.857 suara sah atau 41,0 persen. Pada Pilkada 2017, Neneng kembali mencalonkan diri. Dokter alumni Yarsi itu menggandeng Eka Supriatmaja. Pasangan ini menang dengan perolehan 471.585 suara. (Red)

LEAVE A RESPONSE

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *