
Enam pemain Boston Celtics tampil menonjol dan superior saat menumbangkan Miami Heat di TD Arena Boston. Ke 6 pemain tersebut adalah Jaylen Brown (7), Derrick White (9), Jordan Walsh (30), Neemias Queta (88), Sam Hauser (27), dan Hugo Gonzales (28).
progresifjaya.co.id, JAKARTA – Boston Celtics mengakhiri rentetan kekalahan dua pertandingan kontra Milwaukee Bucks dan Detroit Piston pada hari Sabtu pagi, 20 Desember 2025 WIB. Miami Heat jadi tumbal pemutus rentetan dua kekalahan tersebut usai ditumbangkan Boston Celtics dengan skor 129 – 116 di TD Arena.
Laga pertemuan ke-185 buat kedua tim – pertemuan pertama pada 15 November 1988 – ini juga menjadi panggung aksi yang solid dan trengginas buat para pemain Boston Celtics. Ada enam pemain yang performanya terlihat menonjol dan mengesankan untuk mengandaskan perlawanan Miami Heat.

Jaylen Brown
Neemias Queta adalah nama pertama yang tersebut dalam daftar six standout players. Center Boston Celtics setinggi 2,13 meter kelahiran Lisbon, Portugal ini secara perlahan sudah menjelma menjadi salah satu pemain paling solid di skuad Boston Celtics. Pada dua bulan pertama musim ini, dia bahlan sudah menunjukkan rasa nyaman dan enjoynya berada dalam starting lineup. Dan ini membuat Boston Celtics jadi mulai menemukan cara untuk lebih sering melibatkannya dalam skema serangan.
Di awal musim, rekan setim Queta masih seringkali terlihat gagal menemukan pergerakannya menuju ring dalam aksi pick-and-roll. Berbeda halnya dengan sekarang. Saat melawan Miami Heat, pergerakan Queta sudah dilibatkan untuk ofensi sejak awal. Para pemain selalu menemukannya di posisi-posisi di mana dia bisa mencetak poin di area sekitar ring. Dan Queta mampu memanfaatkan itu dengan baik. Queta mencetak empat dari enam poin pertama untuk Boston Celtics.

Derrick White
Nama pemain menonjol berikutnya yang disebutkan adalah Jordan Walsh. Dia tetap terlihat mampu memberikan yang terbaik, meski saat tembakannya tak berhasil masuk.
Penampilannya pada Sabtu pagi di zona waktu WIB memang seperti mengantarkan untuk kembali membumi. Walsh memulai pertandingan dengan catatan 0-4 dari lemparan tiga angka. Juga melewatkan beberapa peluang emas yang mirip dengan peluang yang sebelumnya selalu berhasil dia manfaatkan.
Namun kembali, semua kemelesetan itu tak mengartikan performa seorang Jordan Walsh sudah tak bagus lagi. Dia tetap seorang penembak tiga angka dengan akurasi sebesar 65%.

Jordan Walsh
Meski tembakannya meleset, Walsh tetqp memberikan kontribusi positif bagi Boston Celtics dalam hal rebound. Dia berhasil membukukan tujuh rebound dan dua blokiran tembakan. Dalam penilaian fair penulis, Jordan Walsh tetap punya sumbangsih yang oke buat timnya dalam
bentuk kontribusi non skor.
Berikutnya adalah nama pemain ketiga yang tersebut dalam daftar six standout players. Dia adalah rookie Hugo Gonzales yang baru berusia 19 tahun. Peran guard kelahiran Madrid, Spanyol ini meningkat selama jeda singkat Piala NBA yang dijalani Boston Celtics. Dia bermain selama 15 menit saat kalah dari Milwaukee Bucks dan 16 menit saat kembali kalah dari Detroit Piston.
Namun ketika melawan Miami Heat tadi pagi, dia diberikan waktu bermain lebih lama yakni 29 menit. Dalam pertandingan yang berlangsung sengit dan penuh perjuangan, sang rookie bisa menunjukkan eksistensinya dalam skema permainan tim. Dengan gaya khasnya, Hugo terus menerus mengganggu alur permainan Miami Heat sepanjang waktu bermain.

Pertandingan antara Boston Celtics melawan Miami Heat di TD Arena, Sabtu, 21 Desember 2025 WIB.
Memang sedikit terdengar bodoh dan klise, sih. Tapi jangan salah paham. Eksistensi permainannya terbukti sahih selalu berada di tempat yang tepat juga waktu yang tepat pada hampir setiap kesempatan. Hugo bisa membuat begitu banyak defleksi di pertahanan. Catatan dua steal dan satu blok menjadi buktinya.
Dalam soal ofensif, dia juga mampu memainkan perannya dengan sangat baik. Mampu mengisi celah saat dibutuhkan, juga selalu siap untuk menyongsong peluang yang ada.

Neemias Queta
Untuk nama pemain keempat yang disebutkan adalah Sam Hauser.
Sebelum kemenangan atas Miami Heat pagi tadi, Sam Hauser cuma berhasil memasukkan sembilan dari 30 percobaan terakhirnya dari luar garis tiga angka. Dia juga gagal dalam semua 10 tembakan tiga angka terakhirnya.
Memang sulit situasinya buat Sam Hauser saat ini. Dia mencatatkan persentase tembakan tiga angka terendah dalam kariernya. Hanya memasukkan 34% tembakan dari luar garis tiga angka. Diperparah lagi, saat melawan Detroit Piston pada Senin kemarin, dia terpaksa out of field karena cedera pergelangan kaki,

Sam Hauser
Tapi menariknya, semua itu seperti dibayar lunas olehnya saat melawan Miami Heat hari ini. Dari 25 menit waktu bermainnya di lapangan, Hauser mencetak 5 dari 6 tembakan tiga angka, kontribusi penting yang sangat dibutuhkan Boston Celtics di kuarter kedua. Performa yang ditunjukkan Hauser ini jadi cerminan kepercayaan dirinya dan juga kepercayaan rekan-rekan setim buatnya. Dan itu terlepas dari hasil tembakannya masuk atau tidak.
Nama pemain kelima yang tersebut dalam daftar adalah shooting guard, Jaylen Brown. Sebenarnya, performa bagus yang ditunjukkan pemain setinggi 1,98 meter ini saat menghadapi Miami Heat masih dalam hitungan standar kualitas permainannya. Belum lebih.
Yang membedakan adalah upayanya untuk mengoptimalkan peran sebagai pemimpin tim sementara menggantikan superstar Jayson Tatum yang masih absen karena cedera Achilles. Inilah beban berat yang mesti dipanggul Brown saat menjalani laga demi laga Boston Celtics. Dan terbukti, dia memang punya kapabilitas yang kece buat ditunjukan ke publik sebagai seorang leader. 30 poin, 9 rebound, 7 assist, dan 9 FGM/FGA (Field Goals Made/Attempted adalah kontribusi skornya menghadapi Miami Heat pagi tadi.

Hugo Gonzales
Untuk nama terakhir yang muncul dalam daftar adalah Derrick White. Point guard Boston Celtics kelahiran Colorado, 2 Juli 1994 ini memang sudah membuktikan diri sebagai pemain inti yang bisa konsisten untuk selalu menampilkan performa apik.
Saat melawan Miami Heat, superioritas kemampuan White ditunjukkan dengan kontribusi mencetak 33 poin, 5 rebound dan 6 assist. Performa White saat bertahan juga keren dengan bikin 4 blok. Sementara FGM/FGA (Field Goals Made/Attempted catatannya adalah 11 saat menghadapi Miami Heat.
Boston Celtics saat ini menduduki peringkat 4 klasemen sementara Wilayah Timur. Jika pada hari Minggu besok, 21 Desember 2025 tim dengan julukan ‘The Green Machine’ ini bisa kembali mengulang kemenangan atas Toronto Raptors di Air Canada Centre, Toronto, pertukaran peringkat pun otomatis kembali terjadi. Boston Celtics balik lagi ke peringkat tiga dan Toronto Raptors turun ke posisi 4. Dan jika mengacu dari hasil prediksi, Boston Celtics sedikit unggul persentase kemenangan yakni 54% berbanding 46% milik Toronto Raptors. (Bembo)



