NASIONAL TNI & POLRI

Arus Mudik dan Balik Idul Fitri 1447/2026 Sukses, Kadiv Humas Polri: “Kami Komitmen Tingkatkan Pelayanan Lebih Optimal”

Kadiv Humas Polri, Irjen Pol Johnny Eddizon Isir.

progresifjaya.co.id, JAKARTA – Pelayanan pengamanan arus mudik dan balik Idul Fitri 1447 H tahun 2026 oleh Polri terbilang sukses dan lancar. Hal ini bisa ditandai dengan lancarnya arus lalu lintas baik dari hilir ke hulu maupun sebaliknya. Angka kecelakaan juga turun dan pergerakan penumpang di berbagai moda transportasi meningkat.

Berdasarkan hasil analisa dan evaluasi (anev), jumlah kecelakaan lalu lintas selama periode 13 hingga 29 Maret 2026 tercatat turun sebesar 6,31 persen dibandingkan periode Idul Fitri 2025. Korban meninggal dunia juga turun signifikan sebesar 31,19 persen. Korban luka berat turun 13,8 persen. Namun korban luka ringan mengalami kenaikan sebesar 3,38 persen.

Sementara untuk volume kendaraan yang keluar dari Jakarta mencapai 3.255.002 unit atau meningkat 18,43 persen dibandingkan kondisi normal. Sedangkam kendaraan yang masuk Jakarta tercatat sebanyak 2.989.931 unit atau naik 10,79 persen. Dari total proyeksi, ada sekitar 7,7 persen kendaraan belum keluar Jakarta dan 11,9 persen yang belum kembali masuk ke ibu kota.

Untuk mendukung kelancaran arus mudik dan balik, Polri juga sudah melakukan berbagai rekayasa lalu lintas. Pengalihan arus sebanyak 205 kali, contra flow 39 kali, one way lokal 39 kali, dan one way nasional sebanyak dua kali.

Selain itu, pergerakan penumpang angkutan umum juga mengalami peningkatan di seluruh moda transportasi. Dari terminal naik 11,41 persen, stasiun 8,06 persen, bandara 6,99 persen, dan pelabuhan 15,51 persen.

Kepala Divisi Humas Polri, Johnny Eddizon Isir dalam penjelasannya mengatakan, seluruh capaian ini terengkuh berkat hasil kerja keras seluruh pihak yang terlibat dalam pengamanan mudik.

“Pelaksanaan pengamanan dan pelayanan mudik Idul Fitri 2026 secara umum berjalan dengan baik. Hal ini terlihat dari menurunnya angka kecelakaan lalu lintas serta meningkatnya mobilitas masyarakat yang dapat terlayani dengan aman dan lancar,” kata Irjen Pol Johnny Eddizon Isir.

Keberhasilan ini, lanjutnya, tidak lepas dari berbagai stimulus pemerintah seperti diskon tarif tol dan transportasi publik, penambahan armada, program mudik gratis, kebijakan work from anywhere (WFA), serta pengaturan lalu lintas melalui Surat Keputusan Bersama (SKB).

Irjen Pol Johnny Eddizon Isir mengatakan, pengamanan mudik tahun ini melibatkan 161.243 personel gabungan yang terdiri dari 89.928 personel Polri, 13.788 personel TNI, dan 58.327 personel dari instansi lainnya. Mereka tercatat sudah berhasil mengamankan 185.608 objek pengamanan di seluruh Indonesia.

Selain itu, Polri juga memaksimalkan penggunaan teknologi berbasis data real-time melalui command center, didukung oleh ETLE Drone Patrol Presisi, Traffic Accident Analysis (TAA), serta Road Accident Rescue (RAR) untuk meningkatkan efektivitas pengamanan dan pelayanan.

Berbagai inovasi pelayanan publik seperti program Mudik Gratis Polri Presisi 2026 juga dihadirkan dan diikuti oleh 29.009 pemudik. Program ini hadir dengan dukungan 646 bus, 9 kapal, serta armada lainnya. Selain itu, Polri juga menghadirkan layanan seperti tim urai, public address, Motor Senyum di Polda Jabar, valet ride dan SI Polan di Polda Jateng, serta aplikasi Siger di Polda Lampung.

Ditegaskan oleh Kadiv Humas, Polri akan terus melakukan evaluasi guna meningkatkan kualitas pelayanan di masa mendatang. Keberhasilan program pengaturan arus mudik dan balik ini merupakan hasil sinergi dari seluruh pemangku kepentingan dan dukungan penuh dari masyarakat.

“Kami akan terus berkomitmen untuk meningkatkan pelayanan yang lebih optimal, humanis, dan berbasis teknologi,” ujar Irjen Pol Johnny Eddizon Isir lagi. (Bembo)

LEAVE A RESPONSE

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *