Sisakan Dua Laga Terakhir, Suriname Siap Putar Balikkan Celoteh Alex Pastoor ke Media Rondo

Tim Nasional Suriname saat ini memuncaki klasemen Grup A kualifikasi Piala Dunia 2026 zona Concacaf dan tinggal menyisakan dua laga terakhir dan krusial buat menentukan kelolosan sebagai debutan Piala Dunia 2026
progresifjaya.co.id, JAKARTA – Pernyataan Alex Pastoor, mantan asisten Head Coach Timnas Indonesia, Patrick Kluivert beberapa saat setelah hengkang dari Timnas Garuda sangat terkesan asal bunyi alias asbun. Dalam pernyataannya kala itu, Pastoor berceloteh kalau Timnas Indonesia sulit atau tidak logis untuk lolos ke Piala Dunia karena berperingkat 119 FIFA – kini melorot tiga strip ke 122.
“Setahu saya ada tiga kesepakatan antara Kluivert dengan Pemerintah Indonesia perihal menangani Timnas Indonesia. Dan jujur, akan ternilai luar biasa jika bisa mencapai Piala Dunia. Namun sebagai tim peringkat ke-119, itu bukan suatu hal yang mudah atau logis,” ujar Pastoor sebagaimana disitat oleh media Belanda, Rondo ketika itu.
Menyoal pada celotehnya ini, penulis pun jadi bertanya, apa benar iya seperti itu? Atau zeg maar jika mengutip ucapan komedian sepuh asal Negeri Kincir Angin, mendiang Antoine Gerard Theodore “Toon” Hermans. Asal ngomong kalau di Indonesiakan. Duh.
Jujur saja, penulis haqul yakin Meneer Pastoor bisa jadi akan malu hati jik diajak untuk bicara soal kiprah Suriname di babak kualifikasi Piala Dunia zona Concacaf. Ucapan dia dengan kalimat susah dan tidak logis masuk Piala Dunia karena berperingkat 119 FIFA itu bisa saja diputar balik oleh Suriname di bulan Desember mendatang.
Apalagi pria kelahiran 26 Oktober 1966 yang dulunya memainkan posisi gelandang ini adalah mantan pemain profesional sepak bola Belanda yang pernah memperkuat klub Eredivisie FC Volendam dan SC Heerenveen. Jadi mestinya bisa lebih hati-hati dan smart buat berbicara. Urusan pengetahuan dan wawasan keilmuannya di bidang sepak juga kudunya di atas rata-rata. Harus lebih luas, lebih lega, lebih dalam, juga lebih tajam.

Nah, kini kita coba sedikit ulas yuk, ucapan Si Meneer Pastoor itu dengan mengkomparasikan Suriname di dalam narasi. Saat narasi ini dibuat, status Suriname yang berperingkat FIFA 126 memang belum lolos sebagai peserta Piala Dunia. Pun begitu, dari tabel klasemen persaingan grup A kualifikasi Piala Dunia 2026 zona Concacaf. negara dengan julukan Guyana Belanda ini masih nangkring sebagai pemuncaknya.
Saat melakoni laga terakhir di bulan September, Suriname berhasil menundukkan tuan rumah El Salvador dengan skor 2-1. Gol Suriname dibuat oleh Roberto Balker di menit 12 dan Moreo Klas di menit 81. El Salvador kemudian memperkecil skor melalui gol bunuh diri pemain Suriname Jamal Dijksteel di menit 73.
Berkat kemenangan ini, Suriname pun mengantongi enam poin dari empat pertandingan. Poin yang dimiliki sama dengan Panama di nangkring di peringkat dua. Bedanya cuma Suriname memasukkan 4 kemasukan 3. Sedangkan Panama Memasukkan 3 kemasukan 2. Masih ada dua partandingan lagi yang harus dilakoni Suriname. Keduanya akan dijalani pada 14 November pada laga kandang menghadapi El Savador si peringkat buncit dengan poin 3 serta pada 19 November untuk laga tandang menghadapi Guatemala, tim peringkat tiga dengan poin 5.
Dua pertandingan tersebut akan sangat menentukan kelolosan langsung Suriname ke Piala Dunia 2026. Kemenangan dengan skor besar juga bakal jadi penentu kelolosan.
Jika Suriname bisa tetap mempertahankan posisinya di puncak klasemen hingga laga terakhir, otomatis negara ini bakal lolos sebagai debutan Piala Dunia 2026 dengan status peringkat FIFA di posisi 126. Beda tujuh slot di bawah peringkat 119 yang dicelotehkan Meneer Pastoor. Semoga berhasil lolos ya. Aamiin YRA. (Bembo)



