Perluas Target Edukasi, Satlantas Polres Tasikmalaya Kota Inisiatif Kembangkan Program ‘Polantas Menyapa’ Menjadi Goes to School

Kasat Lantas Polres Tasikmalaya Kota, AKP Riki Kustiawan menjadi pembina upacara di MTs Negeri 3 Kota Tasikmalaya saat pelaksanaan program ‘Polantas Menyapa Goes to School’ – pengembangan dari program ‘Polantas Menyapa’ Korlantas Polri
progresifjaya.co.id, JAKARTA – Satlantas Polres Tasikmalaya Kota sudah ternilai nyata memegang penuh komitmennya menghadirkan pelayanan publik yang prima, cepat, transparan, juga humanis ke masyarakat. Dan kini, melalui gelaran program ‘Polantas Menyapa Goes To School’ – pengembangan dari program ‘Polantas Menyapa’ – yang kemudian diduetkan dengan program ‘Polwan Mengajar’ yang dicetuskan Kapolres Tasikmalaya Kota, AKBP Moh Faruk Rozi, para personel Satlantas Polres Tasikmalaya Kota menjadi terlihat lebih aktif turun menyapa masyarakat dan memberikan edukasi.
Program duo ‘Polantas Menyapa Goes to School’ dan ‘Polwan Mengajar’ ini juga menjadi sarana efektif para personel untuk berinteraksi langsung mengedukasi masyarakat, termasuk para pelajar untuk menjaga situasi keamanan dan ketertiban masyarakat (Kamtibmas) dan kesadaran tertib berlalu lintas (Kamseltibcar Lantas).
Untuk program ‘Polantas Menyapa’ sendiri, materi edukasi yang diberikan itu mencakup informasi biaya resmi penerbitan SIM, mekanisme SOP pelayanan, serta tata cara penanganan kendala administrasi agar masyarakat tidak terjebak pada praktik calo.
Program ini juga membuat para personel tak lagi sekadar memberikan layanan administratif, tapi juga melakukan pendampingan dan sosialisasi menyeluruh mengenai tata cara, ketentuan, serta biaya resmi proses registrasi dan identifikasi kendaraan bermotor (Regident Ranmor).
Kasat Lantas Polres Tasikmalaya Kota, AKP Riki Kustiawan dalam pernyataan resminya menjelaskan, program ‘Polantas Menyapa Goes to School’ adalah pengembangan dari program ‘Polantas Menyapa’ Korlantas Polri dengan memperluas target sasaran edukasi di masyarakat yakni para pelajar. Program ini juga jadi bentuk nyata dari reformasi pelayanan publik di tubuh Polri.
“Program ‘Polantas Menyapa’ adalah manifestasi komitmen kami untuk menghadirkan pelayanan publik yang transparan, akuntabel, dan berorientasi pada kepuasan masyarakat. Kemudian kami kembangkan lagi dengan mengedukasi pelajar lewat ‘Polantas Menyapa Goes to School’ dengan menyasar para pelajar sebagai target edukasi kami,” jelas AKP Riki, belum lama ini.
Dia juga mengatakan, Satlantas Polres Tasikmalaya Kota juga secara konsisten terus memantau dan memastikan seluruh personel di lapangan sudah memahami dan menguasai nilai dasar pelayanan prima yang humanis sebagai bahan edukasi. Satlantas Polres Tasikmalaya Kota juga ingin operasionalisasi di Satpas maupun Samsat sudah benar-benar dipastikan zero pungli, bukan lagi sebatas slogan belaka.
“Kami ingin memastikan masyarakat, termasuk para pelajar mendapatkan informasi yang benar dan mudah diakses tentang layanan di Satpas dan Samsat itu sesungguhnya bebas dari pungutan liar.” AKP Riki kembali menegaskan.
Selain peningkatan mutu pelayanan, dia melanjutkan, program ‘Polantas Menyapa’ dan pengembangannya yang Goes to School juga menjadi wujud dari langkah strategis Polri untuk memperkuat hubungan emosional dengan masyarakat. Dengan menerapkan komunikasi terbuka dan pendekatan yang empatik, Polantas sebagai garda terdepan Polri ke masyarakat berupaya menumbuhkan lagi kepercayaan publik terhadap institusi Polri.
Lebih dalam lagi juga dijelaskan, implementasi program “Polantas Menyapa” dan pengembangannya yakni Goes to School yang berkelanjutan juga sudah diproyeksikan bisa menciptakan ekosistem pelayanan lalu lintas yang modern, berintegritas, dan berpihak pada kebutuhan publik. Hal ini juga senada dengan semangat Transformasi Polri Presisi yang digagas Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo.
“Kami ingin masyarakat dan para pelajar melihat Polri bukan cuma sebagai aparat penegak hukum. Tapi juga sebagai mitra pelayanan yang hadir dengan hati,” ucapnya lagi mengakhiri penjelasan. (Bembo)



