OLAHRAGA

Dibuka Wali Kota Jakarta Timur, 300 Atlet Santri dari 8 Ponpes Unjuk Prestasi di PORSAP

progresifjaya.co.id, JAKARTA – Sebanyak 300 atlet santri dari delapan pondok pesantren se-Jabotabek mengikuti Pekan Olah Raga Santri Antar Pondok Pesantren (PORSAP) yang berlangsung dari tanggal 24 hingga tanggal 26 Oktober 2025 di Pondok Pesantren Minhajurrosyidin, Lubang Buaya, Jakarta Timur.

Atlet santri akan berlaga di lima cabang olahraga (cabor) yang dipertandingkan dalam PORSAP yakni bola basket, bola voli, bulutangkis, futsal dan pencak silat.

Wakil Walikota Jakarta Timur Kusmanto secara resmi membuka PORSAP, Jumat (24/10), menyampaikan, Pekan Olahraga Raga Antar Pondok Pesantren ini menjadi momen yang sangat baik dalam rangka memberikan pembinaan kepada generasi muda.

“Terutama para santri agar kreatif, disiplin dan kesungguhan dalam mendapatkan pendidikan, pengetahuan, teknologi dan memiliki ketakwaan tinggi. Sehingga para santri diharapkan memiliki mental lebih baik. Alhamdulillah para santri dikumpulkan dalam rangka pekan olahraga ini,” ujarnya.

Kusmanto menuturkan, ini salah satu bentuk kreasi mencari prestasi bibit-bibit generasi muda dari sisi olahraga. Ia berharap dalam pertandingan nanti, para santri bertanding dengan baik, jujur dan adil serta menjaga sportifitas.

“Kemenangan bukan dicari tapi menjadi ajang silaturahmi dan kebersamaan antar para santri yang kita utamakan. Mudah-mudahan ini bisa menambah prestasi para santri dalam persiapan untuk generasi yang akan datang,” ungkapnya.

Sementara itu, Ketua Pembina Pondok Pesantren Minhajurrosyidin H. Chairul Baihaqi menambahkan kegiatan Pekan Olahraga Raga Antar Pondok Pesantren sebagai ajang silaturahmi sekaligus mencetak generasi-generasi modern pesantren yang memiliki kedalaman ilmu agama dan ilmu dunia serta keprofesionalan di bidang olahraga.

“Ini merupakan kali pertama kita lakukan pekan olahraga raga antar santri ini, mudah-mudahan kedepannya nanti dari prestasi ini bisa menyumbangkan anak-anak santri menjadi atlet dari Jakarta Timur untuk mewakili DKI Jakarta, bahkan ke tingkat nasional itu menjadi harapan kami,” ujarnya.

“Saat ini jumlah peserta untuk atlet kurang lebih ada 300 atlet yang ikut bertanding dan mendapat dukungan dari 1.600 santri yang ada di sini,” tandasnya. (Fari. K)

LEAVE A RESPONSE

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *