HUKUM & KRIMINAL TNI & POLRI

Gelar Apel Kesiapan Tanggap Darurat Bencana, Polda Metro Cek Kesiapan Personel Juga Kesiagaan Prasarana Salam

Kapolda Metro Jaya, Irjen Pol Asep Edi Suheri menyampaikan keterangannya usai memimpin apel kesiapan tanggap darurat bencana Polda Metro Jaya di Lapangan Presisi, Jakarta Selatan

progresifjaya.co.id, JAKARTA – Apel kesiapan tanggap darurat bencana digelar Polda Metro Jaya di Lapangan Presisi, Jakarta Selatan, Rabu, (5/11) kemarin pagi. Apel yang dipimpin langsung Kapolda Metro Jaya, Irjen Pol Asep Edi Suheri ini diikuti ratusan personel gabungan dari unsur Polri, TNI, BPBD, Basarnas, Dinas Pemadam Kebakaran, dan Satpol PP.

Di kesempatan apel ini, Kapolda yang oleh penulis lebih enak dan asyik dipanggil dengan dengan sebutan Kang Asep ‘Sniper’ ini juga membacakan amanat Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo dalam sambutannya. Dia juga berujar bahwa Polda Metro Jaya ingin selalu memastikan kesiapan seluruh pihak yang bertugas melakukan penanganan potensi bencana di wilayah Jakarta. Terlebih kondisi cuaca sekarang juga sedang ekstrem.

“Apel ini jadi bentuk pengecekan kami terhadap kesiapan personel dan sarpras salam buat pencegahan dan penanggulangan bencana alam. Seluruh personel dan stakeholder juga kami minta bersinergi erat agar selalu sigap bertindak secara cepat dan tepat dalam proses penanganan berbagai potensi bencana yang bisa terjadi,” ujar Kapolda Kang Asep ‘Sniper’ menjelaskan .

Dia juga menegaskan upaya yang dimaksudkan itu mesti sudah terbentuk dari sekarang. Upaya itu juga jadi tampilan untuk menjamin keamanan dan keselamatan masyarakat di Jakarta. Apalagi kondisi cuaca sekarang lagi gampang ngambek dan demen banget tampil ekstrem.

“Gambaran kondisi yang saya sebutkan itu merujuk dari data BNPB hingga 19 Oktober tahun 2025. Angka kejadian bencana alam sudah tercatat sebanyak 2.606 kali terjadi. Rinciannya adalah bencana banjir sebanyak 1.209 kejadian, cuaca ekstrem 545 kejadian , karhutla 511 kejadian, tanah longsor 180 kejadian, gempa bumi 22 kejadian, dan kejadian erupsi gunung berapi 4 kali kejadian,” urai Kapolda Kang Asep ‘Sniper’ memberi rincian.

Kapolda Metro Jaya, Irjen Pol Asep Edi Suheri bertegur sapa akrab dengan personel gabungan yang terlibat dalam aksi tanggap darurat bencana Polda Metro Jaya

“Sementara kalau merujuk pada data BMKG, disebutkan bahwa 43,8% wilayah Indonesia sekarang sudah masuk musim penghujan. Untuk puncaknya diperkirakan terjadi bertahap mulai dari November 2025 hingga Januari 2026,” tambahnya lagi.

Dalam pelaksanaa apel ini, Kapolda Kang Asep ‘Sniper’ juga kembali mengingatkan beberapa hal penting yang mesti selalu diperhatikan jajarannya. Mulai dari perihal kolaborasi bersama BMKG untuk melakukan deteksi dini dan pemetaan wilayah rawan bencana yang berkelanjutan, hingga ke soal pemberian informasi dan imbauan ke masyarakat terkait potensi munculnya ancaman bencana alam.

Berikutnya lagi adalah soal kesiapan para personel serta bekal sarana dan prasarananya yang harus diperhatikan. Demikian juga halnya dengan peralatan evakuasi, kendaraan operasional dan ketersediaan bantuan logistik pendukung.

Simulasi kegiatan tanggap darurat bencana juga juga harus rutin dibuat. Apalagi simulasi itu jadi sarana edukasi dan latihan untuk kesiapan perniagaan.

Selanjutnya lagi, Kapolda Kang Asep ‘Sniper’ juga tak lupa untuk mengingatkan personelnya agar selalu mengedepankan kecepatan dan ketepatan respon tanggap darurat bencana saat bertindak. Baik itu tentang proses evakuasi, penyaluran bantuan, pemberian trauma healing serta juga tentang percepatan pemulihan dan rehabilitasi infrastruktur.

Dan ketika durasi apel ini sudah hampir tiba di pengujung waktu yang dibatasi, kreativitas dan inisiatif Kapolda Kang Asep ‘Sniper’ pun dimunculkan lewat satu pesan humanis dengan kandungan makna berantai. Pesan ini menyuarakan isi hatinya agar seuruh personel yang terlibat selalu bisa profesional melakukan tugasnya berdasarkan empati. Seluruh kegiatan penanggulangan bencana alam juga didoakannya agar selalu bisa berjalan aman mengikuti prosedur. Baik itu momen sebelum, momen saat, juga momen setelah bencana terjadi. Aamiin YRA. (Bembo)

LEAVE A RESPONSE

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *