
progresifjaya.co.id, LEBAK – Akademisi dari Universitas Latansa Mashiro (Unilam) Rangkasbitung dan media di Kabupaten Lebak, Banten, mendukung relokasi pedagang kaki lima (PKL) di Jalan Sunan Kalijaga dan sekitarnya ke Pasar Semi Narimbang.
“Kami sangat mendukung relokasi PKL itu ke Pasar Semi agar kota tidak semrawut,” kata Dosen Unilam Rangkasbitung Mochamad Husen dalam dialog pada Forum Konsultasi Publik Penataan Kota Rangkasbitung, Lebak, Selasa (11/11/2925)
Ia menjelaskan, Pemerintah Kabupaten Lebak memiliki komitmen untuk melakukan penataan kota Rangkasbitung dengan merelokasikan PKL ke Pasar Semi Narimbang. Mereka PKL yang berjualan di badan jalan Sunan Kalijaga dan sekitarnya menimbulkan kesemrawutan, kemacetan lalu lintas serta menganggu keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas).

Bahkan, menurutnya, masyarakat yang hendak ke Jakarta menggunakan angkutan Commuter Line, kerapkali menimbulkan kemacetan ketika hendak masuk pintu Stasiun Rangkasbitung. “Kami setuju PKL direlokasi ke tempat yang baru yakni Pasar Semi,” ujar Mochamad Husen.
Perwakilan dari media, Lukman Hakim mengatakan pada intinya PKL direlokasi ke Pasar Semi sangat setuju untuk penataan kota Rangkasbitung agar tertib, bersih dan aman, sehingga dapat mendatangkan investor.
Namun, penataan kota juga menertibkan parkir motor yang ada di sekitar Pasar Rangkasbitung, karena kondisinya semrawut. “Kami setuju relokasi PKL ke Pasar Semi untuk penataan kota Rangkasbitung, termasuk penertiban parkir motor dan pembangunan drainase agar tidak menimbulkan banjir,” kata Lukman Hakim.
Ketua Paguyuban Pasar Rangkasbitung, Dedi mengatakan pihaknya mendukung relokasi PKL ke Pasar Semi untuk penataan kota Rangkasbitung,
Namun, pemerintah daerah tetap merelokasi PKL ke tempat baru itu dengan kondisinya nyaman dan aman. “Kami berharap relokasi PKL ke Pasar Semi dapat meningkatkan omzet pendapatan,” kata Dedi mengharapkan.

Asisten Daerah (Asda II ) Bidang Ekonomi Pemerintah Kabupaten Lebak Ajis Suhendi menyampaikan pemerintah daerah merelokasi PKL untuk penataan kota Rangkasbitung, terlebih adanya pembangunan Stasiun Rangkasbitung Ultimate. Selain itu, juga kota Rangkasbitung merupakan jantungya Kabupaten Lebak sehingga perlu dilakukan penataan agar berdampak positif terhadap kemajuan daerah.
Saat ini, jumlah PKL yang direlokasi itu tercatat 883 pedagang ke Pasar Semi agar mereka lebih aman dan nyaman serta tidak kucing-kucingan lagi sama Satpol PP. “Saya kira relokasi PKL itu untuk meningkatkan pendapatan ekonomi juga kesejahteraan pedagang, terlebih satu tahun tanpa membayar retribusi,” pungkas Ajis Suhendi. (R. Rencong)



