Gandeng Ulama Suarakan Tertib Berlalu Lintas, Kasat Lantas Polres Blitar Kota Dapat Pujian dan Penghargaan dari Dirlantas Polda Jatim

Dirlantas Polda Jatim, Kombes Pol Iwan Saktiadi memberikan penghargaan kepada Kasat Lantas Polres Blitar Kota atas inovasi kerjanya menggandeng tokoh agama nasional untuk menyuarakan tertib berlalu lintas saat gelaran Operasi Zebra Semeru 2025 sedang berlangsung.
progresifjaya.co.id, JAKARTA – Inovasi kerja Satlantas Polres Blitar Kota yang melakukan kolaborasi apik dengan tokoh agama nasional untuk menyuarakan tertib berlalu lintas saat gelaran Operasi Zebra Semeru 2025 sedang running dipuji dan diapresiasi oleh Dirlantas Polda Jatim, Kombes Pol Iwan Saktiadi.
Sebagai bentuk apresiasi sekaligus juga pujian dan pengakuan atas kinerja tersebut, Kombes Pol Iwan Saktiadi pun memberikan penghargaan secara langsung kepada Kasat Lantas Polres Blitar Kota, AKP Agus Prayitno.
Kepada awak media seusai menerima penghargaan, AKP Agus menyatakan penghargaan yang diterima dari Dirlantas Kombes Pol Iwan itu adalah bentuk pengakuan secara fair dari seorang pimpinan terhadap hasil kerja anak buahnya yang dinilai extraordinary dan juga anomali dalam konteks positif.
“Pengertian anomali dalam konteks positif itu karena kolaborasi kami dengan tokoh agama nasional untuk menyuarakan tertib berlalu lintas saat Operasi Zebra Semeru 2025 bisa dibilang unik dan beda sendiri, tapi disukai banyak orang. Kami lakukan keunikan ini with goal menekan angka kecelakaan by taking a persuasive approach. That’s it,” jelas AKP Agus, Selasa, (2/12).
“Dan Alhamdulillah, penghargaan ini jadi motivasi buat kami terus berinovasi untuk melayani masyarakat. Kami sadar bahwa pendekatan hukum saja tidak cukup. Butuh approach from the heart,” tambahnya lagi
Menyoal kini pada teknis inovasi unik klasifikasi anomali positif yang dimaksud dan dilakukan oleh Satlantas Polres Blitar Kota. Dijelaskan oleh AKP Agus, pola inovasi ini dilakukan pihaknya dengan cara “jemput bola”.
Metode yang dalam bahasa Inggris-nya acap disebut “to get the ball rolling” ini dilakukan Satlantas Polres Blitar Kota bersama dengan Majelis Ta’lim Sabilu Taubah yang dipimpin oleh Gus Iqdam, pada Senin (17/11) malam.
Pada kesempatan ini, jajaran Satlantas hadir dan berbaur dengan ribuan jamaah yang mayoritas adalah kalangan milenial dan dari Gen Z. Kepada mereka semua, pesan dengan gaya bahasa yang asyik dan gaul tentang keselamatan berkendara pun disampaikan dengan humanis. Satu upaya pendekatan nan cerdas karena langsung menyentuh hati.
Saat memberikan ceramahnya, Gus Iqdam dengan suara lantang juga straight to the point mengajak jamaahnya untuk mematuhi peraturan lalu lintas.
“Jangan melanggar rambu-rambu lalu lintas. Itu bukan pajangan. Harus ditaati agar kita selamat dalam berkendara,” ucap Gus Iqdam dengan nada saklek mengajak para jemaahnya.
Seusai berceramah, Gus Iqdam pun menyuarakan lagi pendapatnya dengan penilaian. Dia bilang, karya kolaboratif ini terbilang efektif karena memberikan dampak positif terhadap citra Polri. Partisipasi aktif dari ulama dalam kegiatan ini juga terbukti lebih cepat untuk meningkatkan kesadaran hukum di masyarakat. Masyarakat menjadi lebih peduli terhadap tata tertib berkendara karena mendengarkan ajakan dari ulama.
“Inisiatif dan inovasi Satlantas Polres Blitar Kota ini bisa menjadi contoh bagi Satlantas lainnya dalam hal penerapan tugas polisi yang lebih responsif dan inklusif. Semua elemen masyarakat dirangkul, termasuk juga kalangan tokoh agama, agar supaya bisa cepat sampai di tujuan yang diharapkan,” puji Gus Iqdam.
“Dan tujuan yang diharapkan itu adalah ketertiban masyarakat berkendara terbentuk serta angka kecelakaan lalu lintas menurun. Semoga itu semua akan segera terwujud di wilayah Blitar Kota. Aamiin YRA,” imbuhnya mendoakan. (Bembo)



