OLAHRAGA

Kembali Jumpa Indiana Pacers di Pekan yang Sama, Boston Celtics Menang Lagi dengan Skor 140 – 122

Laga tandang Boston Celtics melawan Indiana Pacers di Gainbridge Fieldhouse, Indianapolis, yang dimenangkan oleh Boston Celtics dengan skor 140 – 122 pada Sabtu, 27 Desember 2025 pagi WIB.

progresifjaya.co.id, JAKARTA – Boston Celtics bertandang ke Gainbridge Fieldhouse, Indianapolis, untuk menghadapi Indiana Pacers pada Sabtu, 27 Desember 2025 pagi WIB. Pertandingan ini adalah laga kedua untuk kedua tim pada durasi pekan yang sama. Pada laga pertama di TD Garden, Boston pada Senin, 22 Desember 2025 lalu, Boston Celtics unggul 103 – 95 melalui kemenangan comeback atas Indiana Pacers.

Dan pada pertandingan kedua tadi pagi, Boston Celtics kembali mengungguli Indiana Pacers dengan skor 140 – 122. Bahkan dua pemain Boston Celtics yakni Payton Pritchard dan Jaylen Brown tercatat bisa bikin 59 poin akumulasi untuk kemenangan ini.

Dengan memakai jersey tandang warna putih, starting line-up Boston Celtics yakni Derrick White, Jordan Walsh, Jaylen Brown, Payton Pritchard, dan Neemias Queta kelihatan lamban untuk memulai ritme pertandingan tadi pagi. Ryan Nemhard dari Indiana Pacers jadi sosok pembuka skor poin pertama melalui tembakan tiga angka yang masuk dari sudut lapangan. Kemudian berbalas juga poin pertama untuk Boston Celtics lewat dunk Neemias Queta yang melakukan manuver ke area pertahanan lawan untuk menyambut umpan tinggi Derrick White.

Jordan Walsh yang absen pada pertandingan pertama karena sakit di awal pekan kemarinn kembali bermain di laga ini. Dia juga bisa bikin tembakan tiga angka yang akurat. Sementara dari kubu Indiana Pacers, Benedict Mathurin yang tampil gemilang di awal pertandingan mencetak 5/5 tembakan tiga angka. Sementara Andrew Nembhard mencetak 3/3 tembakan tiga angka dengan sembilan poin meski cuma 5 menit bermain.

Indiana Pacers unggul 24-12 pada menit keenam kuarter pertama. Joe Mazzulla akhirnya memasukkan Simons, Hauser, Garza, dan Gonzalez sebagai empat pemain pertama dari bangku cadangan sebagai napas baru untuk menggedor Indiana Pacers yang permainan awalnya gemilang dan melakukan serangan balik 14-4 untuk mengukuhkan keunggulan. Sampai kemudian Sam Hauser bisa mencetak dua lemparan tiga angka dengan beberapa sentuhan bolanya.

Payton Pritchard lalu melepaskan tembakan tiga angka step-back yang sulit untuk melewati Ethan Thompson dan bikin selisih poin unggul Indiana Pacers tinggal sepuluh angka, 32-22. Tapi sayangnya Pritchard bikin pelanggaran kedua dengan mendorong lawan di area dalam.

Jadinya dia pun bergabung dengan Walsh di bangku cadangan, yang juga sudah melakukan 2 pelanggaran di awal pertandingan. Indiana Pacers sendiri akhirnya bisa menutup kuarter pertama dengan persentase tembakan 60 persen dari lapangan, dan unggul 39-28 di kuarter pertama

Boston Nol Turnover Kuarter Kedua

Memasuki kuarter kedua, Sam Hauser membukanya dengan tembakan tiga angka yang ketiga dan akurat di laga ini. Derrick White juga lantas beraksi dengan mencetak tembakan tiga angka pertamanya untuk memperkecil selisih jadi cuma 5 poin saat kuarter kedua berjalan satu menit. Setelah itu Boston Celtics melakukan run 13-2 di awal kuarter kedua agar bisa kembali masuk ke dalam permainan.

Setelah itu Anfernee Simons melakukan pelanggaran kedua saat TJ McConnell menerobos dada mantan pemain Trail Blazers tersebut. Tapi Baylor Scheierman cepat bereaksi menerima umpan silang dari Jaylen Brown. Selanjuthya pemain sophomore Boston Celtics itu mencetak tembakan tiga angka persis depan bangku cadangan Boston Celtics.

Derrick White kemudian terkena sikut yang menghantam wajahnya saat mencoba mengadang serangan lawan. Dia akhirnya harus duduk sementara di bangku cadangan dengan mulut berdarah.

Tapi White segera bermain lagi setelah wasit meninjau ulang kejadian tersebut dan melihat apakah perlu memberikan hukuman yang lebih berat dari sekadar pelanggaran biasa.

Boston Celtics akhirnya mampu membalikkan keadaan di kuarter kedua dan unggul 7 poin dari Indiana Pacers. Boston Celtics meninggalkan lawannya 27-9 dengan tersisa 6 menit di kuater kedua.

Tembakan tiga angka kedua Derrick White di pertandingan ini bikin Boston Celtics mampu melebarkan jarak keunggulan jadi 11 poin. Sedangkan Indiana Pacers malah sebaliknya sedang kesulitan besar karena bikin 5 turnover. Beda dengan Boston Celtics yang cuma nol dan hampir menguasai sepenuhnya kuarter kedua.

Payton Pritchard juga tercatat memimpin perolehan poin Boston Celtics setelah babak pertama dengan 17 poin melalui serangkaian tembakan jarak menengah yang klasik. Sementara Jaylen Brown mencetak 14 poin dan Derrick White dengan 12 poin, 4 rebound, dan 3 assist. Boston Celtics sendiri mampu mencetak 47 poin pada kuarter kedua untuk unggul dengan nyaman 75-61.

47 poin yang dicetak Boston Celtics ini juga menyamai rekor sepanjang masa franchise buat total poin di kuarter kedua.

Memasuki kuarter ketiga, Jaylen Brown langsung cetak empat poin pertama untuk Boston Celtics. Disusul oleh Derrick White dengan tembakan tiga angka dari sisi kanan lapangan yang masuk ke dalam jaring.

Namun begitu sayangnya, setelah melewati kuarter kedua secara sempurna tanpa satu pun turnover, di kuarter ketiga Boston Celtics mendadak ceroboh dengan bola dan bikin 4 turnover cepat.

Awal kuarter ketiga ini juga diwarnai banyak pelanggaran, di mana Indiana Pacers mendapatkan 4 pelanggaran pribadi cepat. Sedangkan Boston Celtics cuma satu. Kemudian Jay Huff memblokir upaya layup Neemias Queta, dan jadi blok ke-25 berturut-turutnya sebagai statistik terbaik di liga.

Jaylen Brown sebagai pemimpin tim mencetak 8 poin di kuarter ketiga dan terus bertambah hingga menit ke-5. Boston Celtics bisa unggul hingga 16 poin, 92-76. Sam Hauser pun tampil sangat gemilang di kuarter ketiga. Dia mencetak lemparan tiga angka ketujuhnya secara beruntun dan bikin penciptaan poinnya jadi 23 poin.

Jordan Walsh dan TJ McConnell terlibat perebutan rebound dan saling dorong pada kuarter ini. Keduanya pun dikenakan pelanggaran teknis oleh wasit.

Menjelang akhir kuarter ketiga pertandingan tampak makin memanas sampai beberapa pemain berjatuhan. Tapi Boston Celtics tetap bisa menjaga keunggulan 20 poinnya yakni 119 – 91 dengan satu kuarter tersisa.

Bukukan Rekor 8-2 Bulan Desember

Memasuki kuarter keempat, Derrick White cetak poin pertama untuk Boston Celtics dengan gaya lay up dari bawah ring. Baylor Scheierman kemudian kena pelanggaran ofensif dari Johnny Furphy yang mulai terlihat frustrasi.

Derrick White yang menahan luka di bibir akibat insiden sebelumnya tetap bisa tampil konsisten dengan bikin poin ke-21 melalui tembakan berputar dari garis dasar. Sampai pertengahan kuarter keempat eunggulan Boston Celtics tetap masih bertahan di kisaran 20 poin.

Sampai akhirnya Joe Mazzulla memutuskan untuk mempertahankan pemain inti sampai menit ke-5 kuarter keempat. Beda dengan Rick Carlisle yang menurunkan pemain cadangan ketiga Indiana Pacers mendekati akhir pertandingan.

Sebagai team leader, Jaylen Brown tercatat membukukukan hasil 30 poin pada pertandingan ini. Kemudian Payton Pritchard dengan 29 poin, Derrick White dengan 21 poin, dan Sam Hauser dengan 23 poin yang dicetak efisien dalam tempo 17 menit bermain,.

Hingga kini, Boston Celtics masih berada di posisi tiga klasemen Wilayah Timur dan tercatat membukukan rekor 8-2 pada bulan Desember. Sedangkan Indiana Pacers justru menorehkan rekor buruk 2-9 pada bulan yang sama. Posisi Indiana Pacers saat ini adalah yang terbawah atau peringkat 15 di klasemen Wilayah Timur.

Boston Celtics akan melanjutkan kompetisi musim ini dengan bertamu ke rumah tim peringkat 10 klasemen Wilayah Timur, Portland Trail Blazer. Perjumpaan akan digelar di Moda Center, Portland, Oregon, pada hari Minggu, 28 Desember 2025 mendatang. (Bembo)

LEAVE A RESPONSE

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *