Ketahuan Bohong Mengaku Polisi dan Pukuli Pegawai SPBU Cipinang, JMH Dikarungin Polisi Beneran

Kabid Humas Polda Metro Jaya, Kombes Pol Bhudi Hermanto.
progresifjaya.co.id, JAKARTA – Ketahuan bohong mengaku anggota Polri dan video aksi jahatnya memukuli pegawai SPBU di kawasan Cipinang viral di media sosial, pelaku pria inisial JMH kegampar malu tak terhingga setelah dikarungin polisi beneran.
Ikhwal cerita JMH yang kegampar malu tak terhingga ini terjadi pada Minggu, 22 Februari 2026 sekitar pukul 22.10 WIB. Tempat kejadian perkara atau TKP-nya adalah di SPBU Pertamina Cipinang, Jakarta Timur. Kejadian bermula saat sebuah mobil Toyota Vellfire hitam hendak mengisi BBM jenis Pertalite. Namun petugas SPBU menolak karena hasil pencocokan barcode tidak sesuai dengan nomor polisi kendaraan. Pengisian tidak dapat dilakukan sesuai ketentuan. Ditambah lagi, sesuai regulasi harusnya Toyota Vellfire dengan kapasitas mesin 2.500 CC wajib memakai BBM non-subsidi (minimal oktan 92) dan tidak pakai barcode Pertamina.
Tapi penolakan ini rupanya memicu emosi JMH selaku pengemudinya mobil Toyota Vellfire. Dia kemudian turun dan melakukan kekerasan terhadap sejumlah pekerja SPBU. Beberapa pegawai mengalami pemukulan, termasuk petugas yang berupaya melerai. Salah satu korban kemudian membuat laporan ke Polsek Pulogadung pada Senin, 23 Februari 2026 dan perkara ditangani Unit Reskrim Polsek Pulogadung Polres Metro Jakarta Timur.
Sementara menindaklanjuti video viral di media sosial Instagram dengan akun @nestagram yang menarasikan “pemukulan oleh oknum yang mengaku aparat”, Subbid Paminal Bid Propam Polda Metro Jaya bersama anggota Satreskrim Polres Metro Jakarta Timur dan Unit Reskrim Polsek Pulogadung langsung melakukan penyelidikan dan klarifikasi. Dan hasilnya, pria pelaku berinisial JMH pun diketahui bukan anggota Polri. Nomor polisi yang digunakan pada kendaraan juga tidak sesuai peruntukannya.
Pada Selasa, 24 Februari 2026 sekitar pukul 16.00 WIB, tim gabungan Satreskrim Polres Metro Jakarta Timur dan Unit Reskrim Polsek Pulogadung mengamankan JMH di kawasan Rawalumbu, Bekasi Timur. Dia kemudian dibawa ke Polres Metro Jakarta Timur untuk menjalani pemeriksaan lebih lanjut.
Kabid Humas Polda Metro Jaya, Kombes Pol Bhudi Hermanto dalam pernyataannya juga menegaskan, pelaku JMH adalah seorang wiraswastawan bukan anggota kepolisian.
“Pelaku sudah diamankan dan dipastikan bukan anggota Polri. Saat ini yang bersangkutan sedang diproses oleh penyidik Polres Metro Jakarta Timur. Kami memastikan penanganan perkara dilakukan secara profesional dan transparan,” kata Kombes Pol Bhudi dalam keterangannya, Selasa, 24 Februari 2026.
Selanjutnya, kepada masyarakat Kombes Pol Bhudi juga menyampaikan imbauan agar bisa menyikapi informasi yang beredar di media sosial secara bijak serta menunggu klarifikasi resmi dari pihak berwenang agar tidak terjadi kesalahpahaman.
“Kami mengajak masyarakat untuk tetap tenang dan tidak terpengaruh informasi yang belum terverifikasi. Jika menemukan peristiwa serupa atau tindak kekerasan, segera laporkan melalui Call Center 110 atau kantor polisi terdekat. Setiap laporan akan ditindaklanjuti,” imbaunya dengan tegas. (Bembo)



