HUKUM & KRIMINAL TNI & POLRI

Ketua Bhayangkari Cabang Kota Besar Surabaya Kunjungi Pos Pelayanan Gedung Negara Grahadi

Ketua Bhayangkari Cabang Kota Besar Surabaya, Ny Inge Lutfie mengunjungi Pos Pelayanan Satlantas Polrestabes Surabaya di Gedung Negara Grahadi.

progresifjaya.co.id, SURABAYA – Satlantas Polrestabes Surabaya mendapat kehormatan dengan kunjungan Ketua Bhayangkari Cabang Kota Besar Surabaya, Ny Inge Lutfie beserta jajaran. Kunjungan ini dilakukan ke Pos Pelayanan Operasi Ketupat Semeru 2026 yang berlokasi di Gedung Negara Grahadi, Surabaya, Senin, 16 Maret 2026.

Kunjungan ini menjadi bentuk dukungan dan perhatian kepada personel yang tengah bertugas memberikan pelayanan terbaik bagi masyarakat selama pelaksanaan Operasi Ketupat Semeru 2026.

Kunjungan Ketua Bhayangkari Cabang Kota Besar Surabaya ke Pos Pelayanan depan Gedung Negara Grahadi ini juga terlihat kentak membawa semangat kebersamaan. Oleh karenanya, dengan kunjungan seluruh personel diharapkan bisa tetap sehat, semangat, dan selalu mengutamakan pelayanan yang humanis kepada masyarakat. Terutama pelayanan pengamanan arus mudik dan aktivitas masyarakat selama periode Lebaran.

Ketua Bhayangkari Cabang Kota Besar Surabaya, Ny Inge Lutfie mengunjungi Pos Pelayanan Satlantas Polrestabes Surabaya di Gedung Negara Grahadi.

“Terima kasih atas dukungan dan motivasi yang diberikan Ibu Ketua Bhayangkari Cabang Kota Besar Surabaya kepada personel di lapangan. Bersama, ayo kita wujudkan lalu lintas yang aman, tertib, dan lancar di Kota Surabaya,” ujar Kasat Lantas Polrestabes Surabaya, AKBP Galih Bayu Raditya.

Dia juga mengatakan bahwa Satlantas Polrestabes Surabaya akan terus berkomitmen memberikan pelayanan terbaik ke masyarakat. Terutama untuk mewujudkan keamanan dan ketertiban berlalu lintas di kota Surabaya.

Sedikit informasi tambahan, Pos Pelayananan Gedung Negara Grahadi yang dikunjungi termasuk dalam daftar 45 pos pelayanan yang didirikan oleh Direktorat Lalu Lintas Polda Jatim. Selain 45 pos pelayanan, juga didirikan 172 pos pengamanan, dan 21 pos terpadu.

Seluruh pos yang berjumlah 238 pos ini tersebar di seluruh wilayah Jawa Timur untuk mengamankan 20.097 titik fokus. Termasuk juga pengamanan jalur mudik, tempat wisata, dan pusat keramaian. (Bembo)

LEAVE A RESPONSE

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *