Sebar Berita Hoaks Jadi Korban Begal, Polda Metro Periksa Model Muse Anastasia Jessica

Model muse penyebar berita hoaks jadi korban begal, Anastasia Jessica alias AJDV cuma bisa menangis sesungukan usai diperiksa penyidik Polda Metro Jaya.
progresifjaya.co.id, JAKARTA – Akibat menyebarkan berita hoaks dirinya dibegal di daerah Kebon Jeruk, Jakarta Barat, seorang wanita yang menjadi muse model bernama Anastasia Jessica alias AJDV alias AWS, diperiksa di Polda Metro Jaya. Usai diperiksa, si model Anastasia Jessica cuma bisa menangis sesungukan.
Muse model sendiri adalah sosok atau wajah yang menjadi sumber inspirasi utama bagi seorang desainer atau makeup artist (MUA) dalam menciptakan karyanya.
Kabid Humas Polda Metro Jaya, Kombes Pol Bhudi Hermanto dalam keterangannya menjelaskan, muse model Anastasia Jessica atau inisial AJDV diperiksa di Direktorat Reserse Siber dalam rangka meminta penjelasan yang bersangkutan. Anastasia Jessica diperiksa sejak siang dan baru keluar dari ruang pemeriksaan sekitar pukul 20.26 WIB.
“Iya, diperiksa di Siber untuk dimintai keterangan,” ujar Kombes Pol Bhudi kepada awak media, Kamis, 21 Mei 2026.
Saat keluar dari ruang pemeriksaan, Anastasia Jessica yang didampingi seorang wanita dan dua petugas kepolisian terlihat memakai jaket berwarna biru. Wajahnya tertutup masker dan kepalanya ditutupi hoodie.
Dia cuma menangis sesungukan dan tak menjawab pertanyaan wartawan. Setelah itu dia langsung pergi meninggalkan lokasi.
Berdasarkan hasil pemeriksaan, lanjut Kombes Pol Bhudi, si model
muse Anastasia Jessica ternyata bukan korban begal.
“Kami jelaskan bahwa dari Direktorat PPA (Perempuan dan Anak) dan PPO (Pidana Perdagangan Orang) bersama Satres PPA PPO Jakarta Barat dan Polsek Kebon Jeruk serta didampingi oleh UPT P3A dan Psikologi, termasuk Dokkes Polda Metro Jaya sudah proaktif mendatangi saudari Anastasia Jessica dan sudah melakukan interogasi,” kata Kombes Pol Bhudi.
“Dan kami tegaskan juga bahwa yang bersangkutan bukan korban begal ataupun tindakan kriminal lainnya. Cuma motif iseng ingin mengglorifikasikan atau menjadikannya sebagai tren atau estetika di media sosial karena kejadian begal sedang marak terjadi sekarang,” imbuhnya.
Atas kejadian bohong atau hoaks ini, Kombes Pol Bhudi pun mengimbau masyarakat untuk bijaksana dalam bermedia sosial. Dia juga mengimbau warga agar tidak menyampaikan berita-berita yang menyesatkan sehingga menimbulkan kegaduhan.
Untuk diketahui, sebelumnya, beredar kabar seorang muse model
bernama Anastasia Jessica alias AJDV menjadi korban begal di kawasan Kebon Jeruk, Jakarta Barat (Jakbar). Kemudian dalam narasi yang beredar di media sosial, korban dinyatakan tengah menjalani perawatan di RS Sumber Waras. Mendapat kabar ini, pihak kepolisian pun melakukan pengecekan di sana.
Namun saat sudah tiba di lokasi, perwakilan manajemen RS Sumber Waras, Tri Nurmansyah justru mengatakan tak ditemukan data pasien yang menyebutkan nama seperti yang beredar di media sosial.
“Berdasarkan penelusuran kami sampai saat ini, pasien yang disebutkan dalam pemberitaan tersebut tidak ada dalam data pasien yang sedang berobat ataupun yang telah berobat di Rumah Sakit Sumber Waras,” kata Tri Nurmansyah.
Penulis/Editor: Bembo



