Mbappe Paling Produktif Cetak Gol Sepanjang Sejarah Piala Dunia Mengoleksi 22 Gol, Sementara Beda Sebiji Gol dengan Messi

Penyerang Timnas Prancis, Kylian Mbappe sebagai top skor sementara sepanjang Piala Dunia (atas), Tim Nasional Inggris menutup kiprahnya di Piala Dunia 2026 dengan manis setelah mengamankan peringkat ketiga (bawah).
progresifjaya.co.id, Penyerang Timnas Prancis, Kylian Mbappe, kembali menorehkan tinta emas dalam sejarah sepak bola dunia. Meski gagal membawa Les Bleus meraih peringkat ketiga usai kalah 4-6 dari Inggris.
Pada laga perebutan tempat ketiga Piala Dunia 2026, Mbappe berhasil memecahkan rekor sebagai pencetak gol terbanyak sepanjang sejarah Piala Dunia dengan koleksi 22 gol.
Catatan bersejarah tersebut tercipta setelah Mbappe memborong dua gol ke gawang Inggris. Tambahan dua gol itu membuat penyerang berusia 27 tahun tersebut melampaui rekor sebelumnya yang dipegang Lionel Messi dengan 21 gol.
Rekor tersebut mempertegas status Mbappe sebagai salah satu pesepak bola terbaik di generasinya sekaligus ikon baru sepak bola dunia.
Perjalanan Mbappe menuju rekor tersebut berlangsung dalam tiga edisi Piala Dunia. Ia mencetak empat gol saat membawa Prancis menjadi juara pada Piala Dunia 2018 di Rusia, delapan gol pada Piala Dunia 2022 di Qatar, serta menambah 10 gol pada edisi 2026.
Selain menjadi pencetak gol terbanyak sepanjang sejarah Piala Dunia, Mbappe juga memimpin daftar sementara peraih Sepatu Emas (Golden Boot) Piala Dunia 2026 dengan torehan 10 gol.
Raihan itu masih berpeluang berubah apabila pemain lain terutama Messi yang tampil di partai final mampu menyamai atau melampaui koleksi golnya.
Mbappe kini menjadi pemain paling produktif dalam sejarah Piala Dunia. Sebelum laga perebutan tempat ketiga, ia telah menyamai bahkan melampaui sejumlah legenda seperti Miroslav Klose, Ronaldo Nazário, Gerd Müller, hingga Pele.
Produktivitas golnya juga tercatat sebagai salah satu yang terbaik jika dibandingkan dengan jumlah pertandingan yang dimainkan. Pada usia yang masih relatif muda untuk ukuran pesepak bola profesional, peluang Mbappe menambah koleksi gol di Piala Dunia masih sangat terbuka.
Pencapaian Terbaik Sejak 1966
Sementara Tim Nasional Inggris menutup kiprahnya di Piala Dunia 2026 dengan manis setelah mengamankan peringkat ketiga usai mengalahkan Prancis pada laga perebutan tempat ketiga 6-4 di Stadion Hard Rock Miami, Miami Gardens, Florida, Minggu 7 Juli 2026.
Hasil tersebut menjadi pencapaian terbaik The Three Lions sejak menjuarai Piala Dunia 1966. Kemenangan ini sekaligus menjadi penebus kekecewaan setelah langkah Inggris terhenti di babak semifinal.
Pada pertandingan yang berlangsung di Stadion Hard Rock Miami, Inggris tampil agresif sejak awal laga. Duel melawan Prancis berlangsung terbuka dengan kedua tim saling melancarkan serangan.
Lewat akun media sosialnya di Instagram @england, Timnas Inggris menuliskan, “Our The Three Lion best finish at FIFA World Cup Since 1966” atau “Penyelesaian terbaik kami di Piala Dunia sejak 1966” tulisnya.
Inggris akhirnya keluar sebagai pemenang dengan skor 6-4 dalam pertandingan yang menghadirkan total 10 gol dan menjadi salah satu laga paling atraktif di Piala Dunia 2026.
Keberhasilan merebut posisi ketiga memperlihatkan konsistensi performa Inggris sepanjang turnamen. Sebelum melangkah ke semifinal, mereka mampu melewati fase gugur dengan mengalahkan Meksiko pada babak 16 besar dan menyingkirkan Norwegia di perempat final.
Bagi Inggris, pencapaian ini memiliki arti penting karena menjadi hasil terbaik di Piala Dunia sejak keberhasilan mereka mengangkat trofi pada edisi 1966.
Meski sempat finis keempat pada Piala Dunia 1990 dan 2018, kali ini mereka berhasil menutup turnamen dengan membawa pulang medali perunggu sekaligus mengukuhkan status sebagai salah satu kekuatan utama sepak bola Eropa.
Penampilan para pemain muda juga menjadi sorotan sepanjang turnamen. Kombinasi pemain senior dan generasi baru dinilai mampu menghadirkan permainan yang lebih dinamis.
Kedalaman skuad yang dimiliki Inggris menjadi modal penting untuk menghadapi berbagai turnamen besar berikutnya, termasuk Piala Eropa 2028. (Red)



