OLAHRAGA

Liga Jakarta U-17 2026: Taktik Jitu PS Pemuda Jaya Redam Permainan Agresif Batavia FC

progresifjaya.co.id, JAKARTA – PS Pemuda Jaya mencuri poin penuh atas Batavia FC 1-0 melalui gol Irvan Abdul Karim menit ke-69 pada Liga Jakarta U-17 2026, di Lapangan PSF Pancoran, Minggu (2/8). Meski kalah, Batavia FC masih tetap memimpin klasemen sementara Grup Putih Liga Jakarta U-17 dengan koleksi 12 poin.

Strategi jitu diterapkan Pelatih PS Pemuda Jaya, Bagus Tristyanovan sehingga membawa timnya menang atas juara Piala Soeratin Nasional U-17 2024 lalu.

“Kami menyadari, kami ada di bawah jauh Batavia ya. Jadi kami menginformasikan ke anak-anak untuk kita coba main lebih ke bawah dengan harapan Batavia akan menekan ke atas, lalu terlena dengan meninggalkan pos lubang di belakang,” ujar Bagus dikutip dari ligajktu17.com.

Ia menambahkan, setelah salah satu striker Pemuda Jaya keluar, lawan merasa aman dari serangan sehingga hampir semua maju dan percaya diri menyerang, celah itulah yang dimanfaatkan timnya.

Sementara Batavia FC harus menelan kekalahan perdana mereka di kompetisi sepak bola Liga Jakarta U-17 2026 setelah takluk 0-1 dari Pemuda Jaya. Gol semata wayang Irvan Abdul Karim pada menit ke-69 memanfaatkan blunder fatal kiper Batavia, Evan Elano Irawan, diakui pelatih sebagai penyebab utama kekalahan.

Pelatih Batavia, Widiantoro, mengakui bahwa kesalahan kiper di lima menit terakhir menjadi titik balik pertandingan. “Kami akui kalah akibat blunder kiper Evan Elano Irawan di lima menit terakhir,” ujarnya.

Widiantoro menambahkan bahwa keteledoran tersebut terjadi karena para pemain merasa yakin menang dan kehilangan fokus di penghujung laga. “Para pemain juga sudah merasa kepedean dengan kemampuan mereka hingga kurang mendengar apa yang disampaikan teman saat di lapangan,” tegasnya.

Dikatakan lagi oleh Widiantoro, secara set up permainan sebenarnya sudah berjalan rapi, lawan hanya lebih banyak bertahan atau memanfaatkan serangan balik. Namun karena faktor kurang fokus di menit-menit akhir itu, semua jadi berantakan.

Kekalahan ini menjadi catatan penting bagi Batavia yang sebelumnya tak terkalahkan dengan empat kemenangan beruntun. Sebaliknya, hasil ini mengangkat Pemuda Jaya ke posisi enam klasemen dengan lima poin, menggeser Bintang Ragunan yang sehari sebelumnya kalah 0-2 dari Diklat ISA. P

Pekan depan, Batavia akan berupaya bangkit kembali untuk mempertahankan posisi puncak, sementara kemenangan ini menjadi kebangkitan bagi Pemuda Jaya yang berambisi melanjutkan tren positif mereka. (Red)

LEAVE A RESPONSE

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *