BERITA UTAMA MEGAPOLITAN

Panitia PPSN Audiensi dengan Gubernur DKI Jakarta: Bangun Kolaborasi Tingkatkan Kesadaran Publik Terhadap Persoalan Sampah

progresifjaya.co.id, JAKARTA — Panitia Pekan Peduli Sampah Nasional (PPSN) 2026 melakukan audiensi dengan Gubernur DKI Jakarta di Balai Kota Jakarta, Jumat (30/10). Pertemuan tersebut turut dihadiri Ketua Komisi D DPRD DKI Jakarta Yuke Yurike dan Eriko Sotarduga. Audiensi ini menjadi bagian dari upaya membangun kolaborasi untuk meningkatkan kesadaran publik terhadap persoalan sampah sekaligus mendorong partisipasi masyarakat dalam menjaga kelestarian lingkungan.

Mengusung semangat “Merawat Pertiwi, Gerakan Merawat Pertiwi”, PPSN 2026 dirancang sebagai gerakan kolaboratif yang mengajak masyarakat menjadikan kepedulian terhadap lingkungan sebagai bagian dari kehidupan sehari-hari. Gerakan ini menekankan pentingnya perubahan perilaku, pengurangan sampah, pemilahan dari sumbernya, serta keterlibatan berbagai pihak dalam mendorong pengelolaan sampah yang bertanggung jawab.

Ketua Panitia Pelaksana PPSN 2026, Patricia Hutapea, menyampaikan bahwa persoalan sampah tidak bisa diselesaikan oleh satu pihak saja.

“Persoalan sampah membutuhkan keterlibatan seluruh elemen masyarakat. Kami berharap audiensi hari ini dapat memperkuat sinergi dengan Pemerintah Provinsi DKI Jakarta, khususnya dalam menggaungkan semangat Pilah, Olah, Sampah yang telah diluncurkan Gubernur Pramono Anung. Melalui PPSN 2026, kami ingin memastikan pesan merawat lingkungan menjangkau lebih banyak lapisan masyarakat dan berujung pada aksi nyata yang berkelanjutan,” ujar Patricia Hutapea dalam keterangan resmi yang diterima redaksi, Jumat (30/10).

PPSN 2026 akan berlangsung selama satu pekan, pada 9–14 November 2026, dengan rangkaian kegiatan yang dipusatkan di Taman Ismail Marzuki (TIM), Jakarta. Kegiatan ini akan melibatkan sejumlah kolaborator dan tokoh yang memiliki kepedulian terhadap lingkungan, sekaligus membuka ruang bagi masyarakat untuk terlibat dalam edukasi, diskusi, pertukaran gagasan, dan berbagai aktivitas yang mendorong aksi nyata pengelolaan sampah.

Dalam pelaksanaannya, PPSN 2026 juga membawa semangat yang sejalan dengan upaya Pemerintah Provinsi DKI Jakarta dalam mendorong perubahan perilaku masyarakat melalui kampanye Pilah, Olah, Sampah, yang sebelumnya telah diluncurkan oleh Gubernur DKI Jakarta.

Kampanye tersebut menjadi salah satu konteks penting dalam memperkuat kesadaran masyarakat bahwa pengelolaan sampah perlu dimulai dari sumbernya. Melalui PPSN 2026, pesan tersebut diharapkan dapat menjangkau lebih banyak lapisan masyarakat dan mendorong terbentuknya kebiasaan yang lebih bertanggung jawab terhadap sampah yang dihasilkan sehari-hari.

Selain mendorong aksi nyata, PPSN 2026 juga menjadikan Megawati Soekarnoputri, Presiden ke-5 Republik Indonesia, sebagai salah satu sosok inspirasi dalam kepedulian terhadap lingkungan. Semangat Merawat Pertiwi diharapkan dapat memperkuat kesadaran bahwa menjaga alam dan kelestarian lingkungan merupakan tanggung jawab bersama yang perlu diwariskan kepada generasi mendatang.

Melalui kolaborasi dengan berbagai pihak, PPSN 2026 ingin memperluas ruang partisipasi publik dan membangun gerakan peduli lingkungan yang tidak berhenti pada kegiatan seremonial. Kepedulian tersebut perlu diwujudkan dalam tindakan sederhana yang dilakukan secara konsisten, mulai dari mengurangi penggunaan barang sekali pakai, memilah sampah, hingga mendukung sistem pengelolaan sampah yang lebih baik.

Audiensi dengan Gubernur DKI Jakarta, diharapkan menjadi momentum untuk memperkuat sinergi antara penyelenggara PPSN 2026, pemerintah daerah, dan berbagai pemangku kepentingan dalam memperluas edukasi publik serta mendorong keterlibatan masyarakat dalam gerakan peduli sampah.

Panitia mengajak masyarakat untuk turut mengambil bagian dalam Pekan Peduli Sampah Nasional 2026 dan Gerakan Merawat Pertiwi.

Tentang Pekan Peduli Sampah Nasional 2026

Pekan Peduli Sampah Nasional (PPSN) 2026 merupakan rangkaian kegiatan selama satu pekan yang diselenggarakan pada 9–14 November 2026 di Taman Ismail Marzuki (TIM), Jakarta.

Mengusung semangat “Merawat Pertiwi, Gerakan Merawat Pertiwi”, kegiatan ini mengajak masyarakat meningkatkan kepedulian terhadap persoalan sampah melalui edukasi, kolaborasi, dan aksi nyata, serta mendorong keterlibatan berbagai elemen masyarakat dalam membangun kebiasaan pengelolaan sampah yang lebih bertanggung jawab.

Editor: Fari. K

LEAVE A RESPONSE

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *