HUKUM & KRIMINAL TNI & POLRI

Gelar Pelatihan Tupoksi Pamapta, Polda Metro Jaya Ingin Kemampuan Teknis Personel Pamapta Meningkat dengan Persepsi yang Sama

Kapolda Metro Jaya, Irjen Pol Asep Edi Suheri saat menyampaikan amanatnya kepada seluruh personel Pamapta yang mengikuti Pelatihan Tugas Pokok dan Fungsi (Tupoksi) Pamapta di Balai Pertemuan Polda Metro Jaya (BPMJ)

progresifjaya co.id, JAKARTA – Polda Metro Jaya menggelar Pelatihan Tugas Pokok dan Fungsi (Tupoksi) Pamapta di Balai Pertemuan Polda Metro Jaya (BPMJ) pada Jumat, (24/10). Pelatihan yang dibuka langsung oleh Kapolda Metro Jaya, Irjen Pol Asep Edi Suheri ini diikuti oleh 393 personel Pamapta dari tingkat Polres, tingkat Polsek, dan perwakilan Pamapta dari Polda Metro Jaya.

Kabid Humas Polda Metro Jaya, Brigjen Pol Ade Ary Syam Indradi dalam pernyataannya menjelaskan, gelaran pelatihan ini sangat penting dilakukan karena bertujuan untuk meningkatkan kemampuan teknis, kesiapsiagaan, dan profesionalisme Pamapta sebagai garda terdepan pelayanan kepolisian. Pelatihan ini juga menjadi momentum seluruh personel Pamapta untuk menyamakan persepsi sebelum melakukan tindakan.

“Pamapta adalah wajah pertama Polri yang dilihat masyarakat. Oleh karena itu, sikap empati, tutur kata, dan cara berkomunikasi menjadi hal yang sangat penting dikuasai,” jelas Brigjen Pol Ade Ary.

Dalam penekanannya juga dikatakan, setiap anggota Pamapta dituntut untuk mampu menjadi teladan dalam hal kedisiplinan, kesabaran, dan ketegasan. Pun begitu, rasa empati tetap menjadi prioritas yang mesti dikedepankan dalam setiap tindakan.

“Mulai dari patroli dialogis, penanganan gangguan kamtibmas, pengaturan lalu lintas darurat, hingga kemampuan komunikasi publik yang persuasif harus dikuasai. Karena semua itu akan semakin memperkuat peran Pamapta sebagai pelaksana fungsi preventif yang adaptif terhadap tantangan modern,” Brigjen Pol Ade Ary kembali berujar.

Kapolda Metro Jaya, Irjen Pol Asep Edi Suheri saat menyampaikan amanatnya kepada seluruh personel Pamapta yang mengikuti Pelatihan Tugas Pokok dan Fungsi (Tupoksi) Pamapta di Balai Pertemuan Polda Metro Jaya (BPMJ)

Turut juga disampaikannya bahwa pelayanan kepolisian itu tak cuma diukur dari kecepatan dan ketepatan dalam merespons laporan masyarakat. Tapi juga diukur dari sisi ketulusan dan empati saat memberikan bantuan. Untuk itu, sambungnya lagi, diingatkan kepada seluruh personel agar senantiasa menghadirkan sisi humanis dalam setiap tindakan di lapangan.

“Masyarakat yang datang ke kantor polisi atau melapor melalui 110 itu adalah saudara kita sendiri. Kita harus mampu memahami dan merasakan kesulitan mereka. Itulah bentuk pelayanan dengan hati yang terus kita pegang,” ujarnya mengingatkan.

“Pamapta juga adalah representasi pertama Polri di mata masyarakat. Karena itu mereka harus siap, tangguh, serta memiliki kemampuan komunikasi yang baik agar kehadiran polisi benar-benar dirasakan sebagai pelindung, pengayom, dan pelayan masyarakat,” tambahnya lagi.

Saat ini, kendaraan operasional Pamapta secara teknis juga sudah didistribusikan ke jajaran Polres dan Polsek. Karena itu, dengan pemberian pelatihan ini seluruh personel Pamapta tentu diharapkan sudah semakin siap untuk bertugas memberikan pelayanan cepat, tanggap, dan humanis kepada masyarakat.

Apalagi perihal ini juga merupakan bagian dari komitmen Polda Metro Jaya untuk mewujudkan pelayanan publik kepolisian yang profesional dan berempati. So, have a productive day ahead, friends! (Bembo)

LEAVE A RESPONSE

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *