Waspada Cuaca Ekstrem: Tanah Longsor Hantam Ponpes, Seorang Santriwati Tewas di Bandung Barat

Bencana tanah longsor yang menerjang Pondok Pesantren Attohiriyah, Minggu (26/10)
progresifjaya.co.id, KAB. BANDUNG BARAT – Seorang santriwati bernama Puri (15) tewas tertimbun longsor di Pondok Pesantren Attohiriyah, Kampung Pasir Buleud, Desa Cinengah, Kecamatan Rongga, Kabupaten Bandung Barat, Jawa Barat, Minggu (26/10/2025). Warga diimbau untuk mewaspadai dampak bencana hidrometeorologi (hujan deras disertai angin kencang dan tanah longsor) yang masih berpotensi terjadi.
Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Bandung Barat mencatat, bencana tanah longsor yang menerjang Pondok Pesantren Attohiriyah terjadi pada Minggu (26/10/2025) pukul 17.45 WIB. Lokasi pondok pesantren berada di pinggir tebing.
Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) menyatakan cuaca ekstrem berupa hujan deras disertai angin kencang dan berpetir berdampak signifikan hingga merobohkan bangunan pesantren dan merusak saluran irigasi di Jawa Barat.
Kepala Pusat Data, Informasi, dan Komunikasi Kebencanaan BNPB Abdul Muhari di Jakarta, Senin, mengatakan hujan dengan intensitas tinggi yang berlangsung cukup lama sejak Minggu (26/10) memicu bencana di Kabupaten Bandung Barat dan Sukabumi.
BNPB mengkonfirmasi tanah longsor yang dipicu hujan deras menghantam bangunan Pondok Pesantren At-Thohiriyah di Desa Cinengah, Kecamatan Rongga, Kabupaten Bandung Barat, sehingga roboh dan mengakibatkan satu orang meninggal dunia.
“Korban meninggal dunia sudah diserahkan kepada keluarga untuk dikebumikan,” kata dia.
BNPB mencatat berbagai peristiwa bencana yang dilaporkan hingga Senin (27/10/2025), pukul 07.00 WIB. Banjir mendominasi laporan kejadian bencana pada awal pekan kelima bulan Oktober ini, sejalan dengan rilis prakiraan cuaca mingguan oleh BMKG.
Dinamika cuaca dan pergerakan awan ke selatan disebut mengakibatkan peningkatan potensi hujan di sebagian besar wilayah Indonesia.
Bencana lebih parah terjadi di Kabupaten Bandung Barat pada Minggu (26/10). Hujan intensitas tinggi menyebabkan longsor di Kecamatan Lembang dan Cipongkor. Total 30 Kepala Keluarga (KK) terdampak kejadian ini. Sepuluh kepala keluarga mengungsi ke rumah kerabat terdekat.
Longsor juga berdampak pada 28 rumah dan mengganggu akses jalan menuju SD Negeri Cantrawang. Hujan lebat menyebabkan bangunan Pondok Pesantren At-Thohiriyah di Kecamatan Rongga rusak. (Wan)



