Bakal Serap Ribuan Tenaga Kerja, Pemkab Lebak Sambut Investor Asal Tiongkok Buka Industri di Cileles Seluas 110 Hektare

progresifjaya.co.id, LEBAK – Pemerintah Kabupaten Lebak, Banten menyambut investor Tiongkok membuka industri di Cileles seluas 110 hektare, sehingga dapat menumbuhkan ekonomi baru juga menyerap ribuan tenaga kerja.
“Kita siap memberikan pelayanan terbaik, diantaranya kemudahan proses perizinan dan keamanan bagi investor asing,” kata Kepala Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) Kabupaten Lebak, Lingga Segara dalam keterangan di Lebak, Senin (8/6/2026).
Ia menyampaikan, Pemerintah Kabupaten Lebak memberikan jaminan keamanan dan kondusivitas terhadap investor yang menanamkan modalnya di daerah itu.
Keberadaan investasi tersebut dapat meningkatkan Pendapatan Domestik Regional Bruto (PDRB) juga mendorong percepatan pembangunan serta kesejahteraan masyarakat, sekaligus penghapusan kemiskinan ekstrem.

Karena itu, Pemerintah Kabupaten Lebak menerbitkan Peraturan Daerah (Perda) Nomor 7 Tahun 2023 tentang Rencana Tata Ruang Wilayah (RTRW) 2023-2043 seluas 10.000 hektare kawasan industri tersebar di 13 kecamatan.
“Kami tetap mengutamakan investor yang membuka industri hijau dan ramah lingkungan,” katanya menjelaskan.
Ia mengatakan, berdasarkan keterangan bahwa investasi Tiongkok PT Bondara Global International yang membuka di kawasan industri itu pengembangan perumahan jadi atau fabrikasi house type 36.
Selain itu, rekannya akan berinvestasi pada pusat data, sekolah artificial intelligence (AI), hingga pabrik keramik, pintu, dan perlengkapan bangunan rumah lainnya.
“Kami berharap investasi itu bisa direalisasikan, sehingga membawa dampak positif terhadap pembangunan daerah juga kesejahteraan masyarakat,” katanya menjelaskan.
Sementara itu, Kepala Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu Virgojanti mengungkapkan bahwa PT. Bondara Global International sudah melaksanakan investasi di Kabupaten Lebak.
Karena itu, pihaknya berharap, ini menjadi awal bagi investor lain untuk berinvestasi di Provinsi Banten. “Nilai investasi Rp 150 miliar di Cileles, Kabupaten Lebak,” ucapnya. (R)



