Kumpulkan Pejabat Administrator Pusat dan Daerah, Sekjen ATR/BPN: Pelayanan Harus Tetap Optimal

progresifjaya.co.id, JAKARTA – Di tengah persoalan yang tengah dihadapi Kementerian Agraria dan Tata Ruang/Badan Pertanahan Nasional (ATR/BPN), pelayanan kepada masyarakat ditegaskan tidak boleh ikut terseret dan harus tetap berjalan optimal.
Sekretaris Jenderal (Sekjen) ATR/BPN, Dalu Agung Darmawan, mengumpulkan seluruh pejabat administrator, termasuk Kepala Kantor Pertanahan (Kantah) kabupaten/kota se-Indonesia, secara daring maupun luring di Aula Prona Kementerian ATR/BPN, Jakarta, Rabu, 19 September 2026.
Dalu menegaskan bahwa kondisi internal organisasi bukan alasan untuk menurunkan kualitas pelayanan pertanahan dan tata ruang kepada masyarakat.
“Apa pun kondisi yang dihadapi oleh sebuah organisasi, pelayanan pertanahan kepada masyarakat harus tetap berjalan dengan baik,” tegas Dalu kepada jajaran Kantah dan Kantor Wilayah (Kanwil) BPN.

Ia juga meminta seluruh satuan kerja (satker) memperketat pengawasan terhadap proses pelayanan. Integritas, profesionalisme, serta kepatuhan terhadap peraturan perundang-undangan harus menjadi pijakan utama untuk mempertahankan kepercayaan publik.
Pengawasan melekat dinilai penting, terutama pada titik-titik pelayanan yang memiliki potensi penyimpangan, konflik kepentingan, maupun penyalahgunaan otoritas. Evaluasi juga diminta untuk dilakukan secara berkala sebagai bagian dari pembenahan internal dari tingkat pusat hingga daerah.
Kementerian ATR/BPN turut membuka sejumlah kanal pengaduan bagi masyarakat, mulai SP4N-LAPOR!, hotline WhatsApp pengaduan di nomor 0811-1068-0000, hingga aplikasi TUNTAS. Pengaduan juga dapat disampaikan langsung ke Kantah maupun Kanwil BPN setempat.
Di hadapan sejumlah pejabat pimpinan tinggi pratama, Dalu meminta para pimpinan satker tidak sekadar menjadi pengarah, tetapi juga menjadi teladan dalam kedisiplinan dan pelaksanaan tugas.
Pimpinan harus mampu menjadi panutan, memastikan pekerjaan diselesaikan tepat waktu, sekaligus menjaga soliditas jajaran.
“Seluruh jajaran dan satker di Kantah serta Kanwil tetap menjaga solidaritas dan soliditas organisasi. Seluruh jajaran harus memiliki komitmen yang sama untuk menjaga nilai institusi,” pungkasnya. (Red)




