Pedagang Sambut Positif Rencana Revitalisasi Pasar Tradisional Sunter Podomoro: Berharap Penataan Lebih Baik dengan Harga Ramah Dikantong

progresifjaya.co.id, JAKARTA – Program revitalisasi pasar tradisional yang dijalankan oleh Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta melalui Perumda Pasar Jaya disambut positif oleh para pedagang karena membawa perubahan signifikan pada fasilitas usaha mereka.
Langkah ini dirancang untuk mengubah kesan kumuh menjadi lingkungan berdagang yang modern, bersih, tertib, dan nyaman.
Program ini secara konsisten memperkuat revitalisasi dan pembangunan guna menjaga eksistensi pasar tradisional di tengah pesatnya perubahan gaya hidup masyarakat di Jakarta.
Salah Satu dari ratusan pasar tradisional yang dikelola Perumda Pasar Jaya yakni Pasar Sunter Podomoro yang terletak di Jalan Sunter Karya Utara II No.14, RT.14/RW.13, Kelurahan Sunter Agung, Kecamatan Tanjung Priok, Jakarta Utara.

Pasar Sunter Podomoro pertama kali berdiri dan mulai beroperasi pada tahun 1992.
Dengan Luas Lahan: 9.239 meter persegi.
Dan Luas Bangunan: 8.141,48 meter persegi yang terdiri dari 2,5 lantai.
Rencana Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta bersama Perumda Pasar Jaya untuk melakukan peremajaan dan revitalisasi pasar tradisional tersebut secara masif disambut baik oleh sejumlah pedagang.
Seperti yang disampaikan oleh Suherti, salah seorang pedagang Pasar Sunter Podomoro. “Saya setuju adanya revitalisasi karena akan memiki dampak positif,” ujarnya.
Menurut Suherti, kalau bangunan yang lebih modern dan tertata diharapkan dapat menarik kembali minat masyarakat untuk berbelanja, sehingga mampu meningkatkan omset pendapatan kita.
Namun demikian, Suherti meminta revitalisasi juga harus mengedepankan hak dan rasa keadilan ledagang seperti (harga) kios yang terjangkau.
Sementara tokoh masyarakat Sunter Agung, Rahdiyat setuju rencana revitslisasi sepanjang dilakukan secara transparan dan manusiawi.

Rahdiyat berharap revitalasi pasar Sunter Podomoro tersebut nantinya dengan harga harga yang ramah di kantong dan tidak membebani pedagang.
“Pada dasarnya pedagang Pasar Tradisional Sunter Podomoro Jakarta Utara menyambut positif dan merasa senang dengan program revitalisasi karena membawa perubahan fisik yang signifikan, membuat pasar menjadi lebih bersih, rapi, aman, dan nyaman untuk aktivitas jual beli,” katanya.
“Revitalasi juga menyangkut peningkatan fasilitas dasar seperti toilet, sistem drainase, sirkulasi udara, hingga area parkir dinilai dapat membantu pasar rakyat bersaing di tengah gempuran e-commerce dan ritel modern,” sambung Rahdiyat.
“Namun demikian, pedagang berharap
harga sewa atau kepemilikan kios tetap terjangkau dan ramah dikantong setelah proses revitalisasi pasar selesai,” katanya mengharapkan. (Mus)



