Diduga dari Tabung Gas Etilen 52 KG: Ledakan Dasyat di Pasar Cimanggis Runtuhkan 4 Blok Ruko dan 2 Orang Tewas, 11 Luka

progresifjaya.co.id, TANGERANG – Ledakan dasyat terjadi di Pasar Cimanggis, Ciputat, Kota Tangerang Selatan (Tangsel). Sejumlah empat blok rumah toko (ruko) yang berlokasi berhadapan ambruk. Dua orang tewas dan 11 lainnya luka-luka, dua diantaranya luka bakar sampai 99 persen.
Peristiwa ledakan yang diduga berasal dari tabung gas etilen itu terjadi Rabu (14/10) sesudah magrib sekira pukul 18.15 WIB. Polisi menyebut lokasi yang meledak ini adalah gudang penyimpanan dan pengepakan buah.
“Kemudian, TKP ini adalah gudang penyimpanan buah. Gudang penyimpanan buah,” kata Direktur Tindak Pidana Umum (Dirtipidum) Bareskrim Polri, Brigjen Susatyo Purnomo Condro, di lokasi kejadian, Tangsel, Kamis (15/10).
Susatyo mengatakan saat peristiwa terjadi sedang dilakukan pembungkusan buah. “Kalau berdasarkan dari keterangan saksi di lingkungan lagi melakukan ada kegiatan pengepakan dan sebagainya, pengepakan buah-buah untuk ke disuplai ke pasar-pasar dan sebagainya,” ucapnya.
“Ditemukan di situ ada pisang, ya. Ditemukan memang di tempat yang paling parah kerusakannya itu ditemukan buah pisang yang cukup banyak, ya. Buah pisang cukup banyak dan dalam kondisi mentah,” sebutnya.
Susatyo menyebut olah TKP akan terus dilanjutkan. Saat ini ada 5 saksi yang akan diperiksa oleh polisi. “Sebanyak ada lima saksi yang saat ini, ya, yang saat ini akan dilakukan pemeriksaan di Polres Tangerang Selatan dan besok perkembangan akan kami sampaikan lebih lanjut,” ucapnya.
Ada sebelas korban luka dan dua orang meninggal dunia akibat kejadian ini. Susatyo mengatakan sebagian besar korban adalah pekerja di gudang buah tersebut. “Ada sebagian pekerja ya, ada sebagian pekerja karena juga ditemukan juga korban yang berada di depan ruko,” ungkapnya. Seluruh korban dievakuasi ke beberapa rumah sakit, seperti RS Sari Asih, RS Fatmawati dan RSUD Tangerang Selatan.
Hasil sementara olah tempat kejadian perkara (TKP) di Pasar Cimanggis, Polisi memastikan ledakan bukan dari bom. “Hasil olah TKP dengan jibom dan sebagainya, ini bukan bom. Ya, ini bukan bom. Ini adalah ledakan, ya, yang saat ini masih didalami. Memang di luar, setelah olah TKP, ada ditemukan beberapa tabung, ya,” kata Brigjen Susatyo Purnomo Condro.
Susatyo menyebut diketemukan tabung gas etilen seberat 52 kilogram. Gas ini biasa digunakan untuk mematangkan buah. “Di TKP ditemukan sebuah tabung etilen, ya. Tabung etilen 52 kilo yang panjang, yang memang lazim biasanya digunakan itu untuk mematangkan buah,” ucapnya.
Penulis/Editor: Isa Gautama



