Mantan Kapolri Listyo Sigit Menerima Karma Atas Perbuatannya kepada Habib Rizieq

progresifjaya.co.id, JAKARTA – Banyak masyarakat di Tanah Air yang menyebutkan bahwa mantan Kapolri Listyo Sigit menerima karma atas perbuatannya kepada Habib Rizieq dan pembantaian terhadap 6 anggota FPI beberapa tahun lalu yang hingga kini tidak pernah terungkap secara terang benderang siapa yang bertanggung jawab.
Namun, ketika itu yang berkuasa adalah Listyo Sigit sebagai Kapolri disebut terlibat, termasuk mantan Kadiv Propam Ferdi Sambo yang saat ini masih meringkuk dibalik jeruji besi karena membunuh ajudannya sendiri yakni Brigadir Josua.
Ketika itu Rizieq juga dijebloskan ke dalam Rutan Mabes Polri oleh Listyo Sigit.
Ketika itu Habib Rizieq sempat berdoa sambil menangis atas kezoliman yang dia terima.
Diantara do’a yang dipanjatkan oleh Habib Riziek adalah ‘ agar Allah SWT menghancurkan mereka yang menzolimi dan memfitnahnya, hancur sehancur hancurnya’.
Dikutip dari (QS, Aaali Imraan : 140) yang artinya “Dan masa ( kejayaan dan kehancuran) itu Kami pergilirkan diantara manusia agar mereka mendapat pelajaran) “
Dan kini, jika kita mengingat kembali doa yang dipanjatkan Habib Rizieq, telah terbukti. Misalnya Ferdi Sambo mendapatkan karma dengan kasus pembunuhan yang sangat menghebohkan masyarakat. Sambo tidak hanya dipecat dari jabatannya, tetapi juga dijebloskan ke dalam penjara dengan hukuman seumur hidup.
Tidak hanya itu, karma lain yang diterima Ferdi Sambo adalah, sang istrinya juga masuk penjara karena dianggap terlibat dalam kasus pembunuhan tersebut.
Dan memang Ferdi Cs benar benar hancur sehancur hancurnya, dimana puluhan anak buahnya yang loyal terhadap Sambo juga turut dipecat dan diadili.
Kini giliran mantan Kapolri Listyo Sigit yang terkena doa yang dipanjatkan oleh Habib Rizieq tersebut.
Hampir sama dengan kehebohan kasus Sambo, Listyo Sigit juga mendapatkan kasus yang sangat mengejutkan tak hanya didalam negeri, tetapi juga dunia internasional.
Tak tanggung tanggung, orang dekat dan kepercayaan Jokowi ini, ditangkap karena ketahuan menyadap Presiden Prabowo, sejumlah menteri, pengusaha, wartawan dan anggota LSM.
Saat ini Listyo Sigit telah ditahan di Rutan Mabes Polri, sebagaimana dia menahan Habib Riziek ditempat yang sama.
Listyo Sigit juga hancur bersama tiga Jenderal Polisi lainnya yang merupakan anak buah Listyo Sigit. Ada dugaan, orang yang menyuruh penyadapan secara Ilegal ini, adalah Geng Solo.
Nampaknya dengan doa yang dipanjatkan Habib Rizieq seraya menangis itu, diijabah Allah dengan menunjukkan aib keluarga besar Geng Solo.
Kita ketahui saat ini, keluarga Jokowi sedang dipermalukan terkait ijazah yang diduga palsu. Tak hanya ijazah mantan Presiden Jokowi yang dilaporkan palsu, tetapi juga merembet ke ijazah anaknya , Gibran Raka Buming Raka, yang kini menjabat sebagai Wakil Presiden.
Dalam putusan Mahkamah Konstitusi dan putusan Mahkamah Agung, telah terbukti saat pencalonan Gibran sebagai Wapres tidak sah karena tidak sesuai dengan syarat dan ketetapan yang telah diatur KPU. Gibran dinyatakan tidak memiliki ijazah SMA, melainkan hanya menggunakan Surat Keterangan dari luar negeri.
Baik Jokowi maupun Gibran, hingga saat ini tidak pernah berani menunjukkan ijazah aslinya. Kejadian ini sungguh sangat memalukan bangsa Indonesia dimata dunia, dimana baru Jokowi lah seorang presiden yang diduga menggunakan ijazah palsu sejak dia menjadi Walikota Solo, Gubernur DKI hingga menjabat sebagai Presiden RI ke 7.
Lagi lagi kita kembali mundur dari apa yang pernah diterima oleh Habib Rizieq atas kezoliman para penguasa Geng Solo saat itu.
Doa Habib Rizieq rupanya kini dijawab dan di kabulkan Allah SWT, sebab Allah pasti mendengar doa umatnya yang di zolimi oleh penguasa, yang seharusnya mereka melindungi rakyatnya. Apalagi ketika berdoa, seseorang yang teraniaya itu sambil menangis, maka Allah menunjukkan murka-Nya kepada setiap pejabat atau penguasa di suatu negeri.Allahualam Bisawwab. (Zul)



