PROGRESIF JAYA

suara kita bersatu

BERITA UTAMA

Komjen Pol Asep Safrudin, Figur Mendadak Tenar karena Menjemput Langsung Jenderal Pol Listyo Sigit Prabowo

Jakarta – Figur Komjen Pol Asep Safrudin mendadak jadi tenar akibat sorotan publik setelah memimpin tindakan tegas di lingkungan Korps Bhayangkara dalam kasus dugaan penyadapan Presiden Prabowo Subianto.

Perwira bintang tiga dari Batalyon Pesat Gatra lulusan Akpol 1993 ini memegang peran vital dalam pengungkapan kasus besar yang menyedot perhatian nasional tersebut.

Nama Komjen Pol Asep Safrudin disebut memimpin penjemputan langsung Jenderal Pol Listyo Sigit Prabowo, eks Kapolri yang jadi tersangka dalam kasus ini.

Komjen Pol Asep Safrudin bersama Wakapolri Komjen Pol Wahyu Hadiningrat disebut memimpin langsung penjemputan Listyo Sigit pada Selasa, 3 November 2026.

Informasi mengenai rangkaian penjemputan ini disampaikan mantan Menteri Koordinator Bidang Politik, Hukum, dan Keamanan (Menkopolhukam), Mahfud MD.

Mahfud mengungkapkan, sebelum Listyo Sigit terseret dalam perkara ini, enam anggota Polri berpangkat Inspektur Jenderal (Irjen) dan Komisaris Besar (Kombes) lebih dahulu diamankan.

Keenam perwira itu disebut mengakui sudah melakukan penyadapan berdasarkan perintah Listyo Sigit. Adapun pihak yang menjadi sasaran diduga termasuk Presiden Prabowo dan Sekretaris Kabinet, Teddy Indra Wijaya.

“Saya mendengar ini bukan tadi pagi (Rabu) tapi kemarin pagi (Selasa) saya sudah mendengar karena penangkapan itu sebenarnya sudah dilakukan pada Minggu malam terhadap enam orang di luar LSP (Listyo Sigit Prabowo) di rumah seorang mantan Kapolri sudah ditangkap tiga irjen dan kombes,” kata Mahfud melalui kanal YouTube pribadinya, Rabu, 3 November 2026.

Mahfud mengaku sudah mengetahui identitas para perwira yang diamankan. Kendati demikian, dia belum bersedia menyampaikan nama-nama tersebut kepada publik karena masih menunggu perkembangan penanganan kasus di Mabes Polri.

Dia kemudian membeberkan pengakuan enam perwira tersebut mengenai sosok yang diduga memerintahkan penyadapan.

Setelah keterangan itu diperoleh, Listyo Sigit disebut dijemput langsung oleh Wakapolri bersama Kabareskrim.

“Dari enam orang itu menyebut bahwa mereka menyadap Presiden dan Seskab. Terus mengaku siapa yang memerintahkan? Yang memerintahkan itu Kapolri (Listyo Sigit Prabowo). Lalu tengah malam dijemput itu LSP. Yang jemput itu Wakapolri dan Kabareskrim,” ungkapnya.

Lebih lanjut, Mahfud juga menyebut Listyo Sigit sempat dilepaskan sekitar pukul 05.00 WIB pada Selasa dini hari. Dia mengaku tidak mengetahui secara pasti alasan di balik keputusan tersebut.

Namun begitu, Mahfud menduga keputusan itu berkaitan dengan ancaman Listyo Sigit yang disebut akan membuka sejumlah rahasia petinggi negara.

Meski sempat dilepaskan, proses penanganan perkara di lingkungan Mabes Polri dikabarkan tetap berjalan hingga akhirnya Listyo Sigit ditetapkan sebagai tersangka.

“Sehingga sesudah terjadi pergulatan dari apa yang ditawar dia, ya sudah hadapi saja, (Listyo Sigit) tersangka,” ujar Mahfud.

Kasus dugaan penyadapan terhadap Presiden Prabowo Subianto dan sejumlah tokoh penting yang disebut berlangsung sepanjang 2025 hingga 2026 ini akhirnya menjadikan Jenderal Pol Listyo Sigit, Irjen Pol Ahrie Sonta Nasution, Irjen Pol Eko Hadi Santoso dan Irjen Pol Slamet Uliandi sebagai tersangka.

Terlepas dari itu, siapa Kabareskrim Komjen Asep Safrudin yang menjemput Jenderal Pol Listyo Sigit Prabowo dan kini mendadak tenar?

Komjen Pol Asep Safrudin adalah Kabareskrim Polri yang menjabat per 2 Oktober 2026.

Perwira tinggi asal Bogor ini menggantikan posisi Komjen Pol Syahardiantono yang dimutasi ke Kantor Staf Presiden (KSP).

Sebelumnya, Komjen Pol Asep Safrudin menjabat sebagai Kapolda Kepulauan Riau (Kepri) dengan pangkat Irjen Pol

Karena promosi rotasi jabatan, sosoknya pun naik pangkat dari Irjen Pol ke Komjen Pol.

Rotasi jabatan ini tertuang di dalam Surat Telegram Kapolri Jenderal Pol Suyudi Ario Seto dengan Nomor: ST/2205/X/KEP./2026 tanggal 2 Oktober 2026.

Komjen Pol Asep Safrudin lahir di Bogor pada 15 Juni 1969. Dia adalah Jenderal dengan zodiak Gemini.

Soal rekam jejak kariernya, Komjen Pol Asep Safrudin terbilang punya nilai yang cemerlang sepanjang dirinya bertugas di Polri.

Berbagai jabatan strategis di Polri pun sudah pernah dia emban.

Suami dari drg. Detta Dwi Ariyani Novita ini tercatat pernah menjabat sebagai Kasat III Ditnarkoba Polda Metro Jaya pada 2010.

Selain itu, dia juga pernah menjabat sebagai Kapolres KP3 Tanjungpriok pada 2011.

Tak sampai di situ, dia juga pernah menjabat sebagai Kapolres Bogor pada 2012.

Karier Komjen Pol Asep makin moncer setelah dia dipercaya sebagai Wakapolres Metro Jakarta Barat pada 2014.

Pada tahun yang sama, Komjen Pol Asep ditugaskan untuk menduduki posisi jabatan sebagai Kapolresta Barelang.

Sesudahnya, Komjen Pol Asep Safrudin dipercaya untuk menempati posisi sebagai Dirresnarkoba Polda Banten pada 2016.

Satu tahun kemudian, Komjen Pol Asep ditugaskan menjadi Kasubdit II Dittipidsiber Bareskrim Polri.

Pada 2018, dia lalu dimutasi menjadi Wadirtipidsiber Bareskrim Polri.

Komjen Pol Asep juga pernah mengisi kursi jabatan sebagai Karobindiklat Lemdiklat Polri pada 2019.

Pada 2020, Jenderal Bogorian ini ditunjuk sebagai Wakapolda Kalimantan Barat.

Tak berselang lama, Komjen Pol Asep Safrudin lalu dimutasi menjadi Wakapolda Kepri dan diangkat sebagai Kapolda Kepri pada 2025.

Rekam Jejak Karier Irjen Asep Safrudin

  1. Kepala Satuan III Direktorat Narkoba Polda Metro Jaya (2010)
  2. Kapolres Kesatuan Pelaksanaan Pengamanan Pelabuhan (KPPP) Tanjungpriok (2011)
  3. Kapolres Bogor (2012)
  4. Wakil Kapolres Metro Jakarta Barat (2014)
  5. Kapolresta Barelang (2014)
  6. Direktur Reserse Narkoba Polda Banten (2016)
  7. Kepala Sub Direktorat II Direktorat Tindak Pidana Siber (Tipidsiber) Badan Reserse Kriminal (Bareskrim) Polri (2017)
  8. Wakil Direktur Tipidsiber Bareskrim Polri (2018)
  9. Kepala Biro Pembinaan, Pendidikan dan Latihan (Bindiklat) pada Lembaga Diklat Polri (2019)
  10. Wakil Kapolda Kalimantan Barat (2020)
  11. Wakil Kapolda Kepri (2023)
  12. Kapolda Kepri (2025)
  13. Kabareskrim Polri (Oktober 2026-sekarang)

Besan Eks Kapolri Jenderal Purn Suratman

Sisi menarik lainnya, KomjenĀ Pol AsepĀ Safrudin ternyata merupakan besan dari mantan Kapolri era Presiden ke-6 RI Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) dan Presiden ke-7 RI Joko Widodo (Jokowi), yakni Jenderal Pol (Purn) Sutarman.

Anak perempuan Komjen Pol Asep, yakni Deas Olivia, menikah dengan putra Sutarman, yakni AKP Danny Trisespianto Arief Sutarman atau akrab disapa AKP Danny Sutarman.

Saat ini, menantu Asep tersebut
menduduki posisi jabatan sebagai Kasat Lantas Polres Tangerang Selatan.

AKP Danny Sutarman sendiri adalah lulusan Akademi Kepolisian (Akpol) tahun 2017 dari Batalyon Hastadharana.

Komjen Pol Asep Safrudin tercatat memiliki total harta kekayaan sebesar Rp7,3 miliar.

Hartanya itu terdaftar di situs Laporan Harta Kekayaan Penyelenggara Negara (LHKPN).

Dia terakhir kali melaporkan hartanya di situs LHKPN pada 4 April 2026.

Berikut rincian harta kekayaan Komjen Pol Asep Safrudin:

I. DATA HARTA

A. TANAH DAN BANGUNAN Rp.3.535.000.000

  1. Tanah dan Bangunan Seluas 480 m2/200 m2 di KAB / KOTA BOGOR, HASIL SENDIRI Rp3.000.000.000
  2. Tanah Seluas 3.121 m2 di KAB / KOTA BOGOR, HASIL SENDIRI Rp535.000.000

B. ALAT TRANSPORTASI DAN MESIN Rp173.000.000

  1. MOBIL, TOYOTA WISH Tahun 2010, HASIL SENDIRI Rp80.000.000
  2. MOBIL, TOYOTA LAND CRUISER Tahun 1978, HASIL SENDIRI Rp75.000.000
  3. MOTOR, KAWASAKI KZ 125 Tahun 2018, HASIL SENDIRI Rp18.000.000

C. HARTA BERGERAK LAINNYA Rp3.480.000.000

D. SURAT BERHARGA Rp. —-

E. KAS DAN SETARA KAS Rp135.000.000

F. HARTA LAINNYA Rp. —-

Sub Total Rp7.323.000.000

II. HUTANG Rp. —-

III. TOTAL HARTA KEKAYAAN (I-III) Rp7.323.000.000. Bembo

Komjen Pol Asep Safrudin.

LEAVE A RESPONSE

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *