
Power forward legendaris Boston Celtics, Kevin McHale.
progresifjaya.co.id, JAKARTA – Kevin Edward McHale atau biasa dipanggil Kevin McHale lahir di Minnesota 19 Desember 1957. Dia adalah mantan pemain bola basket profesional Boston Celtics setinggi 2,08 meter, pelatih, dan juga analis bola basket Amerika.
Sebagai pemain, seluruh karier profesionalnya dihabiskan untuk Boston Celtics. Kevin McHale juga jadi pilar penting dari Dinasti Boston Celtics era 1980-an yang terkenal karena kekuatan dan kesolidannya. Dia membantu Boston Celtics untuk meraih Trofi Larry O’Brien sebagai juara NBA di tahun 1981, 1984, dan 1986. Dia juga 7 kali terpilih sebagai anggota Tim All-Star.
Pemain dengan nomor punggung jersey 32 ini mendapat julukan “the Torture Chamber atau Ruang Penyiksaan” karena gerakan kakinya yang luar biasa luwes. Dia juga mampu bikin gerakan post yang beragam sehingga pergerakannya jadi nyaris mustahil untuk dijaga ketat secara one on one atau satu lawan satu.

Power forward legendaris Boston Celtics, Kevin McHale.
Bahkan, mantan superstar Atlanta Hawks yang juga pernah memperkuat Boston Celtics selama satu musim, Dominique Wilkins sampai menyebutnya sebagai “A Man With a Thousand Moves alias Seorang Pria dengan Seribu Gerakan”.
Sebagai pemain, Kevin McHale juga jadi anggota Basketball Hall of Fame dan secara luas dianggap sebagai salah satu power forward terhebat sepanjang masa.
Dia juga ditetapkan sebagai seorang Basketball Hall of Fame dan namanya masuk NBA’s 50th Anniversary Team. Termasuk juga daftar resmi NBA’s best 50 players in 1996.
Kevin Mchale menghabiskan seluruh pertandingannya selama 13 musim di NBA hanya untuk Boston Celtics. Statistik permainannya rata-rata adalah mencetak 17,3 poin per gim, 7,1 rebound dan 1,6 blok. Sekarang Kevin Mchale adalah seorang Executive Club di waralaba Minnesota Timberwolves.

Kevin McHale di masa tuanya sekarang.
Saat masih aktif bermain, Kevin McHale adalah bagian dari dinasti inti Boston Celtics era 1980-an yang mengambil posisi sebagai power forward. Dia juga bermain satu tim bareng point guard, Dennis Johnson, shooting guard, Danny Ainge, small forward, Larry Bird, dan center, Robert Parish.
Gelar juara NBA yang didapat pada musim 1985 – 1986 menjadi koleksi gelar juara ke-16 Boston Celtics sekaligus jadi persembahan ke- 3 sekaligus terakhir dari dinasti klub berjuluk “The Green Machine” era 1980-an ini (1981, 1984, 1986).
Dan di partai final NBA musim 1985 – 1986 itu, Boston Celtics mengalahkan Houston Rockets dengan skor 4-2 di enam pertandingan. Hasil ini juga menjadi pengulangan skor partai final NBA musim 1980 -1981 yang juga mempertemukan Boston Celtics dengan Houston Rockets.
Dan sebagai informasi terakhir di narasi ini, Kevin Mchale adalah sosok pria yang juga tercatat sebagai satu dari lima anggota Pandawa Lima NBA head coach. Dia tergabung di dalamnya bersama dengan Larry Bird, Danny Ainge, Dennis Johnson serta Rick Carlisle. (Bembo)



