HUKUM & KRIMINAL TNI & POLRI

Saat Lakukan Patroli Perbatasan RI-PNG Satgas TNI Temukan Ladang Ganja, 174 Pohon Siap Panen Diamankan

progresifjaya.co.id, JAYAPURA – Satuan Tugas (Satgas) Yonif 751/Vira Jaya Sakti (VJS) bersama Satgas Intel menemukan ladang ganja di wilayah hutan Dusun Ngutok, Kampung Kabiding, Distrik Oksibil, Kabupaten Pegunungan Bintang. Dari lokasi tersebut, petugas mengamankan sebanyak 740 batang pohon ganja.

Penemuan ladang ganja itu tidak lepas dari dukungan anjing pelacak yang dibawa personel TNI melaksanakan patroli rutin dipimpin langsung oleh Dansatgas Yonif 751/VJS Letkol Inf Erwan Harliantoro pada Selasa (21/10) lalu.

“Patroli dilakukan dengan pola sapuan sektor dan pengamatan di jalur rawan. Setelah tim memperoleh indikasi adanya lokasi ilegal, satuan gabungan langsung melakukan penyergapan dan pengamanan wilayah,” ujar Letkol Inf Erwan, dikutip Kamis (23/10).

Ia menambahkan, setelah lokasi dipastikan, petugas segera melakukan pendataan dan mengamankan seluruh barang bukti berupa 740 batang ganja untuk selanjutnya diserahkan kepada pihak berwenang.

Menurutnya, keberhasilan ini merupakan bentuk sinergi antar satuan TNI dalam menjaga keamanan wilayah perbatasan, khususnya di Kabupaten Pegunungan Bintang, serta melindungi masyarakat dari ancaman peredaran narkotika. “Operasi seperti ini akan terus kami lakukan secara terukur dengan tetap mengutamakan keselamatan personel dan warga sekitar,” tegas Letkol Erwan.

Sementara itu, Kepala Badan Kesbangpol Kabupaten Pegunungan Bintang, Kaleb Alimdam, mewakili pemerintah daerah, menyampaikan apresiasi atas temuan tersebut. “Pemerintah daerah sangat mengapresiasi langkah cepat TNI. Ganja merupakan salah satu penyakit sosial yang saat ini terus kami berantas bersama TNI, Polri, dan Forkopimda Pegunungan Bintang,” ujarnya.

Temuan ladang ganja ini menambah daftar keberhasilan aparat dalam menggagalkan upaya peredaran narkotika di wilayah perbatasan Indonesia–Papua Nugini (PNG). Untuk itu guna mengamankan wilayah perbatasan antar dua negara diikutsertakan anjing pelacak Satuan K9 TNI yang handal.

Seperti di perbatasan Indonesia-Malaysia, anjing gembala Jerman (German Shepherd Dog/GSD) dari Von Phanuel Kennel diterjunkan guna ikut membantu mengamankan wilayah perbatasan yang rawan penyelundupan narkoba. Sementara GSD yang ikut dalam patroli Satgas Yonif 751 VJS di perbatasan PNG diketahui bernama Mona. Anjing gembala ras Jerman itu sangat piawai dan cerdik serta memiliki penciuman yang sangat tajam. Makanya satwa tersebut ikut dalam patroli pengamanan wilayah RI-PNG.

Editor: Isa Gautama

LEAVE A RESPONSE

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *