Lapas Pangkalan Bun Dorong Pembinaan Mental WBP Lewat Ibadah Kebaktian di Gereja Oikumene

progresifjaya.co.id, KOTA WARINGIN BARAT – Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIB Pangkalan Bun terus memperkuat program pembinaan kepribadian bagi Warga Binaan Pemasyarakatan (WBP) beragama Kristiani melalui kegiatan ibadah kebaktian yang dilaksanakan di Gereja Oikumene St. Paulus, Kamis (23/10).
Sebanyak 30 orang WBP mengikuti kebaktian dengan penuh khidmat. Ibadah dipimpin oleh Pendeta Fransisco Gerrits, yang dalam khotbahnya mengajak para warga binaan untuk memperkuat iman dan membangun semangat perubahan hidup melalui nilai kasih, pengampunan, dan harapan baru.

Kegiatan ini merupakan bagian dari program pembinaan rohani yang rutin dilaksanakan bekerja sama dengan Kementerian Agama Kabupaten Kotawaringin Barat.
Kasubsi Keamanan Sabar Tambun yang turut mendampingi jalannya ibadah menyampaikan bahwa kegiatan keagamaan menjadi pilar penting dalam proses pembinaan di dalam Lapas.
“Melalui kegiatan seperti ini, kami ingin memberikan kesempatan bagi warga binaan untuk memperdalam keimanan serta membangun ketenangan batin. Harapannya, mereka dapat memperbaiki diri dan siap beradaptasi kembali di tengah masyarakat,” ujar Sabar Tambun.

Selama kegiatan berlangsung, suasana gereja terasa tenang dan tertib. Petugas pengamanan turut mengawal jalannya ibadah untuk memastikan kegiatan berjalan aman dan lancar.
Melalui pembinaan keagamaan lintas agama ini, Lapas Pangkalan Bun menegaskan komitmennya dalam membentuk warga binaan yang beriman, bermoral, dan siap kembali menjadi bagian positif dari masyarakat. (Firman Muliadi)



