OLAHRAGA

Menang 116 – 117, Philadelphia 76ers Kasih Boston Celtics PR Buat Benahi Pertahanan

Laga pembuka NBA musim 2025-26 antara Boston Celtics vs Philadelphia 76ers di TD Arena

progresifjaya.co.id, JAKARTA -Philadelphia 76ers mengirim kekalahan perdana 116 – 117 buat Boston Celtics di kandangnya, TD Garden saat pertandingan pembuka NBA 2025-2026. Meski Paul George dan Jared McCain absen. Tyrese Maxey bisa  tampil gemilang dengan 40 poin
dari 7/9 tripoin. Kemudian Rookie VJ Edgecombe menambahkan 34 poin, 7 rebound dan 3 asis sekaligus menjadikan dirinya sebagai pencetak poin terbanyak dalam debut NBA 76ers sejak Wilt Chamberlain pada tahun 1959. 

Beda halnya dengan Joel Embiid. Gim melawan Boston Celtics menjadi salah satu gim terburuk dalam kariernya. MVP NBA 2023 itu cuma tampil selama 20 menit. Tapi dia cuma bisa mencetak satu dari 9 tembakan. Sisanya datang dari 2/2 tembakan gratis. Embiid menutup gim dengan 4 poin, 6 rebound, 2 asis, dan 1 blok. Embiid mendapatkan -16.

Pun begitu, Pelatih 76ers Nick Nurse tetap mencari hal positif dalam penampilan pertama Embiid setelah delapan bulan. Nurse senang Embiid bisa kembali ke lapangan lagi. Terlepas dari penampilannya yang mengkhawatirkan.

“Saya senang Joel bermain. Saya rasa dia bermain bagus. Saya tahu 1/9 tembakan kedengarannya konyol. Dia hanya kurang bagus dalam menembak. Saya pikir dia mengoper bola dengan baik dan membuat beberapa keputusan bagus, dan melindungi ring,” kata Nurse, Kamis, (23/10).

Embiid yang juga MVP liga dan pencetak skor terbanyak 76ers tiga tahun lalu memang pernah mencatat plus-minus yang lebih buruk sepanjang kariernya. Namun gim melawan Boston Celtics hari ini menjadikan 76ers pertama kalinya mencatat -16 atau lebih buruk saat Embiid bermain kurang dari 21 menit.

Kondisi Embiid sendiri memang masih mengkhawatirkan. Embiid tak bisa melakukan banyak hal secara ofensif. Secara fisik, pemain setinggi 2 meter dengan bobot 136 kg ini juga tak mampu melakukan gerakan dasar lompatan dalam sisi pertahanan.

Cedera lutut kiri masih jadi momok buat Embiid. Cedera tersebut sudah menghambat penampilannya dalam dua musim terakhir. Musim lalu dia cuma bermain 19 gim. Sementara dalam hitungan dua musim sebanyak 58 gim yang dimainkan. Gim terakhir Embiid sebelumnya terjadi pada 22 Februari saat melawan Brooklyn Nets.

Embiid sudah menjalani empat kali operasi meniskus di lutut kiri dan tiga operasi kaki. Bukan hal mudah, tentunya, buat seorang pemain basket profesional NBA kembali bangkit bermain bagus dengan jumlah operasi sebanyak itu.

“Jadi sekali lagi, itu membuatnya belum berbuat banyak kan? Embiid cuma bermain di pertandingan uji coba dan pramusim. Saya rasa ada sedikit masalah di sana. Menurut saya, dia tetap bisa bergerak dengan baik. Juga mmbuat keputusan yang baik, yang mana itu menjadi tanda positif,” ujar Nurse lagi.

Pertahanan Boston Banyak Pekerjaan

Laga pembuka NBA musim 2025-26 antara Boston Celtics vs Philadelphia 76ers di TD Arena

Mengawali laga pembuka musim 2025-26, Boston Celtics tampaknya bakal melaju menuju kemenangan pembuka saat unggul 11 poin pada kuarter keempat melawan Philadelphia 76ers. Namun tak disangka, dalam 12 menit terakhir waralaba berjuluk The Green Machine ini menyerahkan 42 poin dan akhirnya kalah 117-116.

“Saya tidak tahu apakah kami terlalu fokus pada sisi ofensif. Namun kami harusnya juga tak bisa membiarkan pemain datang ke sini dan melakukan apa yang mereka inginkan,” kata shooting guard Boston Celtics, Jaylen Brown kepada wartawan saat membahas masalah pertahanan tim, Kamis, (23/10).

Biasanya, lanjut Brown, menahan Joel Embiid hanya dengan empat poin dengan 1 dari 9 tembakan dari lapangan adalah resep buat kemenangan mudah melawan 76ers. Terlebih Paul George juga absen karena cedera. Namun dirinya juga mengakui timnya tak mampu untuk mengimbangi duet Tyrese Maxey dan VJ Edgecombe.

Seperti diketahui, Maxey menyumbang 40 poin berkat tujuh tembakan tiga angka. Sedangkan Edgecombe melesat dengan 34 poin melalui 13 dari 26 tembakan di lapangan. 

Kebobolan 40 poin dari Maxey memang bisa dimaklumi. Pasalnya dia adalah playmaker berbahaya yang rata-rata mencetak 26,3 poin per pertandingan musim lalu. Namun kebobolan banyak poin untuk Edgecombe tentunya sulit buat diterima pelatih kepala Celtics, Joe Mazzulla. Soalnya Edgecombe baru menjalani debutnya musim reguler NBA sebagai rookie.

Edgecombe adalah rookie di posisi nomor 3 pada draft NBA 2025. Untuk debut rookienya ini, dia berhasil finis dengan poin terbanyak sejak Hall of Famer Wilt Chamberlain yang mencetak 43 poin pada tahun 1959. Chamberlain kala itu memenangkan gelar MVP dan Rookie of the Year pada musim pertamanya dengan rata-rata mencetak 37,6 poin per pertandingan.

Edgecombe memang tak kan mengakhiri musim NBA pertamanya dengan meraih penghargaan-penghargaan tersebut. Tapi ini akan bisa membuat 76ers sangat membutuhkannya sebagai kontributor utama. Terlebih Embiid dan George sedang memulihkan diri dari cedera. Edgecombe juga sudah membuktikan diri mampu untuk memimpin serangan dalam jangka waktu yang lama melawan sesama pesaing Wilayah Timur.

Dan dia juga sudah memberikan banyak PR buat Boston Celtics untuk membenahi sisi pertahannya. (Bembo)

LEAVE A RESPONSE

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *