BERITA UTAMA NUSANTARA TNI & POLRI

Percepat Pencarian Korban Banjir Bandang dan Longsor di Tapteng–Sibolga, Polda Sumut Kerahkan Unit K9

Kapolda Sumatera Utara, Irjen Pol Whisnu Hermawan Februanto bersama unit K9 bantuan Mabes Polri untuk mendukung proses pencarian korban yang masih dilaporkan hilang akibat banjir bandang dan longsor.

progresifjaya.co.id, TAPANULI TENGAH – Upaya pencarian korban banjir bandang dan longsor di wilayah Sumatera Utara terus digalakkan. Untuk memperkuat pencarian, Polda Sumatera Utara mengerahkan unit K9 atau anjing pelacak terlatih untuk membantu proses penyisiran di sejumlah titik terdampak, khususnya di Kabupaten Tapanuli Tengah dan Kota Sibolga yang jadi lokasi dampak terparah.

Kapolda Sumatera Utara, Irjen Pol Whisnu Hermawan Februanto dalam pernyataannya menjelaskan, pengerahan K9 ini adalah langkah strategis untuk memperluas jangkauan pencarian di area-area yang sulit ditembus tim SAR konvensional. Unit K9
yang lengkap dengan handler profesional dan peralatan pendukung ini didatangkan sebagai perbantuan dari Mabes Polri,

“Tim K9 ini diperbantukan untuk mendukung proses pencarian korban yang masih dilaporkan hilang akibat banjir bandang dan longsor,” kata Kapolda Whisnu, Senin, (1/12) lalu.

Menurutnya, anjing pelacak memiliki kemampuan deteksi yang sangat tinggi, terutama dalam mengidentifikasi keberadaan manusia di bawah tumpukan lumpur, reruntuhan material, atau area yang tidak dapat diakses kendaraan maupun alat berat. Karena itu, kehadiran unsur K9 jadi salah satu kekuatan penting dalam mempercepat proses pencarian.

Dijelaskannya juga, seluruh personel handler dan anjing pelacak yang diterjunkan berada dalam kondisi optimal dan sudah dilengkapi perlengkapan khusus untuk operasi di medan bencana. Polda Sumut juga sudah memastikan dukungan logistik, komunikasi, serta koordinasi lintas instansi berjalan maksimal.

“Kecepatan menemukan korban adalah bagian dari menyelamatkan martabat kemanusiaan. Setiap nyawa sangat berharga, dan kita bekerja maksimal dengan semua sumber daya yang ada, termasuk K9,” kata Kapolda Whisnu lagi.

Selain unit K9, Polda Sumut bersama Basarnas, TNI, BPBD, dan pemerintah daerah juga terus mengintensifkan pencarian melalui penyisiran darat, pengerahan alat berat, serta pemetaan ulang titik-titik yang berpotensi masih terdapat korban tertimbun. Kondisi cuaca yang berubah-ubah menjadi tantangan tersendiri. Namun sinergi antarinstansi dipastikan tetap solid.

Selanjutnya Kapolda Whisnu juga mengatakan, operasi pencarian akan dilaksanakan tanpa henti hingga seluruh warga yang dilaporkan hilang berhasil ditemukan, baik dalam kondisi selamat maupun tidak.

Dengan dukungan tambahan kekuatan K9 ini, dia berharap proses pencarian bisa berjalan lebih efektif dan memberikan jawaban bagi keluarga yang masih menunggu kabar anggota keluarganya. (Bembo)

LEAVE A RESPONSE

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *