NUSANTARA

Pembangunan Betonisasi Dana Bankeu Desa Tonjong Tidak Sesuai Spek

progresifjaya.co.id, KAB. BOGOR – Anggaran Bantuan Keuangan (Bankeu) Pemda Kabupaten Bogor di Desa Tonjong, Kecamatan Tajurhalang, senilai Rp 1 miliar ditambah bantuan swadaya Rp 180 juta.

Akan tetapi, dana yang bernilai fantastis tidak sesuai speak. Dari pantauan awak media, proyek dengan panjang 1050 meter X lebar 4 meter X tinggi 0,15 tidak sampai menelan dana Rp 1 miliar lebih dengan dana swadaya masyarakat.

Dievaluasi menghabiskan dana sekitar Rp 700 juta berikut pajak dan tenaga kerja. Disinyalir kerugian negara sekitar ratusan juta..

Salah satu warga yang tidak.mau disebut namanya, menyebutkan, kalau dilihat memang betonnya bukan untuk proyek di sana. Menurutnya, kualitas beton khusus buat dasar (elsi).

“Waktu turun lima mobil melon kita minta kembalikan. Pihak ketiga yang mengerjakan proyek tiap turun mobil melon tidak pernah transparan memberi surat jalan. Beton apa yang di gunakan?” katanya.

Kantor Desa Tonjong, Kecamatan Tajurhalang, Kabupaten Bogor.

Untuk diketahui, dana bantuan keuangan pemda kabupaten dua tahap. Pertama Rp 600 juta dan kedua Rp 400 juta. Nilai yang fantastis tapi mutu tidak fantastis. Nyata belum ada setengah tahun proyek rampung, beton sudah retak. Dijamin tidak lama pasti rusak.

Secara terpisah, Asosiasi Wartawan Profesional Indonesia menyoroti pembangunan tersebut akan dilanjut ke aparat penegak hukum. Menurut Ketua AWPI dilihat dengan kasat mata jelas markup dana. Karena itu, segera pihak terkait khususnya aparat penegak hukum segera menindaklanjutinya. (Tim)

LEAVE A RESPONSE

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *