
progresifjaya.co.id, JAKARTA – Pada Juni 2026 mendatang, Meksiko akan menjadi tuan rumah Piala Dunia 2026. Namun hanya selang empat bulan menuju Piala Dunia 2026, Meksiko justru memanas karena kematian Raja Narkoba Nemesio Rubén Oseguera Cervantes alias El Mencho.
El Mencho tewas dibunuh militer dalam operasi besar-besaran narkoba yang dijalankan oleh pemerintahan Meksiko kali ini. Melansir Reuters, kerusuhan dilaporkan terjadi terutama di Negara Bagian Jalisco, ketika loyalis kartel memblokir jalan serta membakar bus dan toko sebagai bentuk balasan atas tewasnya pemimpin Jalisco New Generation Cartel (CJNG), Nemesio Rubén Oseguera Cervantes alias El Mencho.
Meski demikian, Presiden FIFA, Gianni Infantino yakin Piala Dunia 2026 akan tetap terselenggara di Meksiko dengan lancar dan sukses. Infantino juga percaya Presiden Meksiko Claudia Sheinbaum akan segera menyelesaikan konflik narkoba tersebut.
Saat ini FIFA intens berkomunikasi dengan pemerintahan Meksiko terkait persiapan Piala Dunia 2026 dan kondisi Meksiko saat ini.
Pihak FIFA juga menyatakan terus memantau situasi dan berkoordinasi erat dengan otoritas federal maupun daerah.
“Sangat tenang, semuanya berjalan dengan sangat baik. Semuanya akan spektakuler,” kata Infantino di kota Barranquilla, Kolombia dikutip Rabu (25/2/2026).
Secara terpisah, Presiden Meksiko, Claudia Sheinbaum menegaskan tidak ada resiko bagi para penggemar sepak bola yang akan datang ke negaranya untuk menghadiri 2026 FIFA World Cup.
Pernyataan itu disampaikan menyusul gelombang kekerasan yang terjadi setelah tewasnya buronan utama kartel narkoba, Nemesio Oseguera alias “El Mencho”, dalam operasi militer akhir pekan lalu.
Sheinbaum menegaskan seluruh jaminan keamanan telah disiapkan untuk turnamen internasional tersebut. Meksiko dijadwalkan menjadi tuan rumah pertandingan di tiga kota, yakni, Mexico City, Monterrey dan Guadalajara (Jalisco).
Sebanyak 13 dari total 104 laga Piala Dunia akan digelar di Meksiko, termasuk empat pertandingan di Guadalajara. Turnamen dijadwalkan dibuka pada 11 Juni 2026.
Ia menyebut situasi keamanan kini berangsur normal dan aparat terus bekerja menjaga ketertiban publik.
Gubernur Jalisco, Pablo Lemus, menegaskan tidak ada niat untuk memindahkan lokasi pertandingan dari Meksiko. “Ketiga venue tetap sepenuhnya aman,” ujarnya.
Editor: Hendy



