Macam Sean Boswell di Fast and the Furious: Tokyo Drift, HM Geber Ugal-ugalan Calya Hitam di Gunung Sahari

Mobil Calya hitam yang digeber ugal-ugalan oleh HM dari Gunung Sahari hingga Pasar Baru.
progresifjaya.co.id, JAKARTA – Penggemar film Fast & Furious di Indonesia mungkin masih mengenal sosok Sean Boswell, yang diperankan oleh Lucas Black. Dia adalah tokoh utama dalam film The Fast and the Furious: Tokyo Drift (2006). Seorang remaja Amerika yang nakal, pemberontak, penyendiri, dan punya bakat alami mengemudi. Tapi dia juga seringkali bertindak ceroboh atau tolol dalam konteks kenakalan masa muda.
Nah, kemarin, Rabu, 25 Februari 2026, gaya khas Sean Bowell itu macam coba dipraktikkan oleh seorang pemuda berinisial HM (25). Dengan membawa kendaraan Toyota Calya hitam, HM kepergok polisi di sore hari sedang melaju ugal-ugalan di Jalan Gunung Sahari, Jakarta Pusat. Yang bersangkutan kemudian diminta untuk menepi oleh petugas, tapi dicuekin. Akhirnya laju Calya hitam yang dikendarai HM diikuti hingga berputar masuk ke arah jalan Gunung Sahari IV.
Tapi macam seorang boy racer seperti sosok Sean Boswell, bukannya mengurangi kecepatan, HM justru makin tancap gas hingga laju mobil makin ugal-ugalan menyusuri jalanan.
“Di sana, di jalan kecil itu kecepatan tinggi sempat terekam dashcam mobil patroli. Dari sana kemudian belok kiri ke arah Bungur. Yang fatal itu saat masuk Gunung Sahari V karena itu jalan one way, satu arah dari Pasar Baru ke Bungur. Masuk ke sana banyak kendaraan yang hampir jadi korban karena banyak motor dan masih kecepatan tinggi,” jelas Dirlantas Polda Metro Jaya, Kombes Pol Komarudin, Kamis, 26 Februari 2026.
Sampai di perempatan Pasar Baru, lanjut Kombes Pol Komarudin, mobil yang dibawa HM masuk ke Jalan Budi Utomo secara melawan arah di jalur kanan. Kemudian petugas berhenti di perempatan, di tengah jalan berputar lagi balik lagi ke perempatan.
“Belok kiri itu sudah dijaga petugas. Hampir ditabrak anggota kami. Kemudian belok ke arah Ancol disuruh berhenti tetep nggak mau,” Kombes Pol Komarudin melanjutkan kisahnya.
HM bersama Calya hitam terus melaju ke arah Ancol dan masih dikejar petugas. Tapi tak jauh dari situ, dia terkena macet hingga akhirnya coba kembali melawan arah dan menabrak-nabrak sejumlah kendaraan.
“Petugas tetap ikuti. Begitu sampai arah Ancol di lampu merah Pintu Besi dan sedang kondisi lampu merah, juga sedang ada antrean dan terhalang, dia coba berputar balik lagi ke arah Pasar Baru di jalur yang sama, bukan pindah jalur. Akhirnya menabrak sejumlah kendaraan. Pengakuan dari si pengemudi dari Karawang mau jalan-jalan ke Ancol,” ujar Kombes Pol Komarudin lagi.
Toyota Calya yang dikendarai HM baru benar-benar terhenti saat berada di Jalan Dr Sutomo, tepatnya di dekat halte busway Pasar Baru, Sawah Besar, Jakarta Pusat, sekitar pukul 17.00 WIB. HM yang sudah tak berkutik sempat dimassa sampai polisi masuk ke dalam mobil untuk mengamankan dan membawanya ke Polres Metro Jakarta Pusat guna diproses hukum.
Sementara untuk mobil Calya hitam yang digeber HM kondisi kaca bagian depan retak. Bumper depan juga rusak akibat ulahnya menabrak-nabrak sejumlah kendaraan. Di bodi samping kanan juga mengalami goresan dan kaca belakang pecah. Sementara satu pengendara motor terluka dan sepeda motornya rusak di bagian depan dan bodi samping kanan. (Bembo)



