BERITA UTAMA INTERNASIONAL

Dikeroyok Israel, AS, Jerman, Perancis dan Inggris: Sejarah Perang Bangsa Iran Membentang Ribuan Tahun

progresifjaya.co.id, JAKARTA – Iran bakal dikeroyok negara lain, selain Amerika Serikat (AS) dan Israel. Minggu, 2 Maret, waktu setempat, tiga negara Eropa, Prancis-Jerman-Inggris mengatakan siap untuk membela kepentingan mereka dan sekutu di Teluk jika perlu dengan mengambil “tindakan defensif” terhadap Iran.

Para pemimpin ketiga negara tersebut mengaku terkejut dengan serangan rudal tanpa pandang bulu dan tidak proporsional yang diluncurkan oleh Iran terhadap negara-negara di kawasan itu. Termasuk negara-negara yang tidak terlibat dalam operasi militer awal AS dan Israel.

“Serangan sembrono Iran telah menargetkan sekutu dekat kami dan mengancam personel militer dan warga sipil kami di seluruh wilayah,” kata ketiganya dalam sebuah pernyataan dimuat AFP, Senin (2/3/2026).

“Kami menyerukan kepada Iran untuk segera menghentikan serangan-serangan sembrono ini,” tambahnya.

“Kami akan mengambil langkah-langkah untuk membela kepentingan kami dan sekutu kami di kawasan ini, berpotensi melalui pengaktifan tindakan defensif yang diperlukan dan proporsional untuk menghancurkan kemampuan Iran menembakkan rudal dan drone ke sumbernya,” kata pernyataan Prancis-Jerman-Inggris.

Namun Iran tak gentar. Secara kstaria, Iran bakal meladeni negara-negara imperialis. Sejarah perang Iran membentang ribuan tahun, mulai dari Kekaisaran Persia kuno (Media, Achaemenid, Sassaniyah) yang sering berkonflik dengan Yunani dan Romawi, penaklukan Muslim, hingga era modern yang ditandai Perang Iran-Irak (1980-1988) yang mematikan, serta ketegangan regional saat ini

Perang-perang ini membentuk identitas nasional Iran yang kuat, ketahanan militer, dan pengaruh geopolitik di Timur Tengah.

Iran telah melancarkan serangkaian serangan rudal dan drone ke beberapa negara Teluk, dengan mengatakan bahwa mereka menargetkan pangkalan AS. Ini setelah dihantam oleh serangan rudal AS-Israel sejak Sabtu.

Konflik bersenjata antara Amerika Serikat (AS) dan Israel melawan Iran dinilai berpotensi berlangsung lama. Sekali lagi, Iran punya pengalaman dalam perang panjang.

Editor: Hendy

LEAVE A RESPONSE

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *