Green SM Sampaikan Belasungkawa Tabrakan Brutal Kereta Api di Stasiun Bekasi Timur

Taksi listrik Green SM yang mengalami korsleting dan tertabrak kereta commuter line KRL 5181 hingga mengakibatkan kecelakaan maut KA Argo Bromo Anggrek menabrak brutal KRL di Stasiun Bekasi Timur.
progresifjaya.co.id, JAKARTA – Perusahaan taksi listrik Green SM menyampaikan belasungkawa atas insiden tabrakan brutal kereta api di Stasiun Bekasi Timur. Green SM juga mengatakan komitmennya untuk terus hadir dan berkoordinasi dengan pihak terkait.
Berikut adalah pernyataan perusahaan taksi listrik asal Vietnam dalam akun Instagramnya:
“Green SM menyampaikan belasungkawa yang sedalam-dalamnya kepada keluarga para korban atas insiden di area Stasiun Bekasi Timur.
Kami turut berduka atas kehilangan yang terjadi. Doa kami menyertai keluarga yang ditinggalkan serta para korban lainnya. Semoga kekuatan, ketabahan, serta dukungan senantiasa hadir dalam melalui masa sulit ini.
Kami berkomitmen untuk terus hadir dengan tulus, mengambil bagian bersama masyarakat Indonesia dalam menghadapi masa ini, serta terus berkoordinasi dengan pihak terkait dalam memastikan dukungan yang diperlukan dapat diberikan”.
Seperti diketahui, kecelakaan diduga bermula ketika taksi listrik Green SM mengalami korsleting dan tertabrak kereta commuter line KRL 5181dari arah Cikarang menuju Jakarta. Akibatnya, perjalanan KRL lainnya tertahan di Stasiun Bekasi Timur.
Nahas, kereta commuter line yang tertahan di Stasiun Bekasi Timur itu malah ketiban sial ditabrak brutal oleh kereta jarak jauh KA Argo Bromo Anggrek jurusan Pasar Turi Surabaya. Akibatnya, 16 orang dilaporkan meninggal dunia – berdasarkan data sementara -dan puluhan lainnya mengalami luka-luka.
Atas kecelakaan ini, masyarakat langsung menyoroti taksi listrik Green SM yang ditabrak kereta commuter line di perlintasan sebidang Jalan Ampera, Bekasi Timur.
Mobil listrik tersebut dilaporkan mogok di tengah-tengah perlintasan kereta api sehingga tertemper kereta commuter line yang melintas.
Kasi Pullahjianta Subdit Laka Ditgakkum Korlantas Polri, Kompol Sandhi Wiedyanoe dalam pernyataannya mengungkapkan masalah teknis taksi Green SM yang berhenti di perlintasan kereta api (KA) Bekasi Timur hingga berujung tabrakan brutal KA Argo Bromo Anggrek dengan KRL Commuter Line.
“Kecelakaan tersebut diakibatkan korsleting atau permasalahan elektrik dari kendaraan taksi roda empat elektrik. Di mana tepat permasalahan itu terjadi di perlintasan Ampera, perlintasan rel kereta api di Ampera,” ujar Kompol Sandhi kepada awak media, 28 April 2026.
Ditambahkan juga olehnya bahwa palang kereta tempat taksi tersebut berhenti dibuat secara swadaya oleh masyarakat.
Sementara itu, Kabid Humas Polda Metro Jaya, Kombes Pol Budi Hermanto dalam pernyataannya mengatakan, kepolisian tengah mengusut dan mendalami penyebab kecelakaan kereta yang terjadi di Bekasi Timur. Semua unsur akan diperiksa dan melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP).
“Kami akan dalami apakah ini terkait human error atau ada kendala sistem. Semua akan ditelusuri melalui pemeriksaan saksi, barang bukti, dan hasil olah TKP,” ujar Kombes Pol Bhudi.
Hari ini, Kamis, 30 April 2026, Masinis KA Argo Bromo Anggrek dan sejumlah petugas stasiun sedang menjalani pemeriksaan di Polres Metro Bekasi Kota. Sedangkan sopir taksi Green SM berinisial REP sudah lebih dulu diperiksa dan dimintai keterangan.
Penulis/Editor: Bembo



