Melalui Kegiatan FLS3N Tingkat Dasar, Siswa Kecamatan Tanjung Priok Diasah Kretifitas dan Bakat

progresifjaya.co.id, JAKARTA – Festival Lomba Seni dan Sastra Siswa Nasional (FLS3N) sebagai wadah utama bagi siswa untuk mengasah kreatifitas, mengekspresikan diri, dan membangun karakter melalui seni dan budaya.
Untuk tingkat Kecamatan Tanjung Priuk, kegiatan FLS3N Tingkat Sekolah Dasar digelar di komplek SDN Tanjung Priuk 04, Selasa, 5 Mei 2026, yang diikuti oleh sejumlah sekolah baik negeri maupun swasta.

FLS3N melombakan tujuh kategori yakni menyanyi solo, tari kreasi, kriya, dongeng, menulis cerita, baca puisi dan gambar bercerita. Lomba ini dibuka langsung oleh Kasatlak Kecamatan Tanjung Priok, Sugiana M.Pd.
Para peserta lomba dengan penuh semangat mengikuti ajang Festival Lomba Seni dan Sastra Siswa Nasional (FLS3N) menunjukkan bakat dan kreatifitas mereka di bidang seni dan sastra.
Didampingi para guru pembimbing, para siswa tampak antusias dan percaya diri dalam mengikuti berbagai cabang perlombaan yang diselenggarakan. Mereka telah mempersiapkan diri dengan matang melalui latihan intensif sebagai bentuk kesungguhan dalam . penampilan terbaiknya.

Seperti di lomba mendongeng yang dibawakan siswa SDN Sunter Agung 01 Namila. Ia dengan penuh antusias menceritakan dongeng yang mengisahkan tentang Gala dan Bulu Emas Merpati yang diciptakan oleh gurunya sendiri. Dengan penuh ekspresi, Namila membawakan dongeng tersebut.
Di tempat terpisah, siswa begitu telaten membuat menganyam dan membuat kerajinan yaitu di Lomba Kriya.
Dan yang paling banyak disaksikan adalah Lomba Tari oleh sejumlah siswa yang dengan apik dan gemulai membawakan tariannya. Meski banyak ditonton oleh guru dan para wali murid, mereka tetap tampil memukau dan menghibur.
Di sela-sela kegiatan lomba, Ketua K3S Kecamatan Tanjung Priuk, Melda mengungkapkan, kegiatan ini bukan sekedar lomba tahunan tapi menumbuhkan kreatifitas, karakter, percaya diri, serta rasa cinta terhadap seni budaya bangsa sejak dini.

“Intinya, melalui kegiatan ini, kita ingin menumbuhkan karakter percaya diri, sportifitas, disiplin, kerja keras, serta semangat dalam berkarya. Seni memiliki kekuatan untuk menyatukan, menginspirasi, dan membangun kepekaan rasa,” tutur Melda
Harapannya, tentu kegiatan ini berjalan lancar dan siswa-siswi di Tanjung Priuk mampu bersaing ke tingkat selanjutnya. (Mus)



