PENDIDIKAN

Pelajar SDN Kebon Bawang 07, Muhamad Nur Ikhsan Juara 3 Lomba Kriya pada Ajang FLS3N Tingkat Kota Jakarta Utara

progresifjaya.co.id,  JAKARTA – Prestasi membanggakan kembali diraih Muhamad Nur Ikhsan di ajang Festival Lomba Seni dan Sastra Siswa Nasional atau FLS3N  tingkat Kota Administrasi Jajarta Utara. Setelah sebelumnya meraih juara 2  lomba Kriya FLS3N tingkat Kecamatan Tanjung Priok, Muhamad Nur Ikhsan menunjukkan kemampuannya di bidang Kriya dengan meraih juara 3 lomba FLS3N tingkat Jakarta Utara yang digelar di GRJU pada 12 Mei 2026.

Keberhasilan Muhamad Nur Ikhsan, siswa kelas 5C di SDN Kebon Bawang 07 tentu menjadi kebanggan buat orang tua, namun tidak dapat menutup rasa bangga juga dirasakan oleh Wali kelas 5C, pembina dan semua civitas akademik SDN Kebon Bawang 07. Sebab, prestasi yang dicapai oleh Muhamad Nur Ikhsan adalah buah manis dari keuletan, kesabaran dan rasa yang dituang ke dalam karyanya.

Wali Kelas 5c, Rona yang memandang bagaimana potensi besar yang ada dalam diri Muhamad Nur Ikhsan.

“Saya bangga melihat seluruh prosesnya dan saya yakin dengan ketekunan dia akan terus berkembang, memiliki bakat baik dalam olahraga, seni dan lainnya. Untuk itu, pesan saya, tetap semangat jangan berhenti sampai di sini,” pesan Wali Kelas 5C, Rona.

Hal yang sama disampaikan Kepala Sekolah SDN Kebon Bawang, Rasmawati Fitriani yang merasa  bangga atas apa yang diraih oleh Muhamad Nur Ikhsan. Menurutnya, kerja keras dan semangatnya telah membuahkan hasil.

“Semoga apa yang telah dicapainya menjadi motivasi bagi siswa lain, untuk berani tampil. Terima kasih wali kelas, pelatih juga kepada orang tuanya yang telah memberikan dukungan dan bimbingan dengan baik,” ujarnya.

Apa itu ” Kriya” ? Meski belum sepopuler pencak silat, mendongeng dan lomba lainnya, lomba kriya adalah kompetisi seni kerajinan tangan yang menekankan pada keterampilan teknis, kreatifitas, dan inovasi dalam mengolah bahan (seringkali bahan alam/daur ulang) menjadi produk yang fungsional dan estetis.

Lomba ini mulai dikenal di tingkat sekolah seperti FLS3N, dengan contoh karya seperti anyaman, ukiran, atau mainan tradisional melalui pengembangan potensi, keunikan, fungsionalitas, dan penggunaan bahan alami atau bekas. (Mus)

LEAVE A RESPONSE

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *