OLAHRAGA

Taklukkan Wakil Kazakhstan, Zhaiyk Uralsk, Jakarta Bhayangkara Presisi ke Semifinal AVC Men’s Club Championship 2026

Skuad Jakarta Bhayangkara Presisi berhasil melangkah ke babak semifinal setelah menaklukkan wakil Kazakhstan, Zhaiyk Uralsk.

progresifjaya.co.id,  PONTIANAK – Kompetisi bola voli bergengsi tingkat Asia, AVC Men’s Club Championship 2026 atau Liga Champions Voli Putra Asia 2026, resmi berlangsung di Gor A. Yani Terpadu, Kota Pontianak, Kalimantan Barat Kompetisi yang digelar pada 13-17 Mei 2026 ini diikuti klub-klub bola voli terbaik Asia.

Pembukaan kompetisi diawali dengan penampilan budaya khas Kalimantan Barat serta parade peserta dari berbagai negara Asia. Kehadiran ribuan penonton juga menciptakan atmosfer kemeriahan yang TOP BGT sejak acara pembukaan hingga pertandingan perdana berlangsung.

Di laga pembuka, Jakarta Bhayangkara Presisi berhasil melangkah ke babak semifinal setelah menaklukkan wakil Kazakhstan, Zhaiyk Uralsk, pada Rabu, 13 Mei 2026. Bertanding di GOR Terpadu Ahmad Yani, Pontianak, Kalimantan Barat, tim Indonesia ini menang dengan skor akhir 3-1.

Kemenangan skuad asuhan Reidel Toiran tersebut diraih melalui durasi empat set yang berakhir dengan poin 25-19, 25-27, 25-19, dan 25-21. Hasil ini sekaligus menjaga harapan perwakilan Merah Putih untuk memperebutkan takhta juara di level kontinental.

Dominasi Bhayangkara sudah terlihat sejak awal set pertama dengan keunggulan cepat 3-1. Meski Zhaiyk memberikan perlawanan ketat hingga kedudukan 8-7, tim milik institusi Polri tersebut mampu memperlebar jarak menjadi 16-13 setelah masa jeda teknis pertama.

Tekanan yang konsisten membuat momentum lawan teredam sehingga set pembuka ditutup dengan skor 25-19. Namun, Zhaiyk Uralsk bangkit pada set kedua dengan mengandalkan pertahanan blok yang rapat dan serangan tajam dari sektor open spiker untuk memimpin 8-4.

Kejar-mengejar angka terjadi di akhir set kedua saat Nizar Julfikar dan kolega berhasil menyamakan kedudukan menjadi 23-23. Drama perebutan poin terus berlanjut hingga terjadi situasi deuce pada angka 24-24, sebelum akhirnya Zhaiyk mencuri set ini dengan skor 27-25.

Kapolda Kalimantan Barat selaku Ketua PBV Polri sekaligus Manager Jakarta Bhayangkara Presisi, Irjen Pol Pipit Rismanto bersama Presiden Konfederasi Bola Voli Asia (AVC), Ramon Suzara dan panitia kompetisi.

Memasuki set ketiga, Jakarta Bhayangkara Presisi kembali memegang kendali permainan dengan memimpin jauh 8-3 di awal laga. Selisih poin yang lebar, hingga mencapai 16-7, membuat para pemain tampil lebih lepas dan mengamankan kemenangan 25-19 melalui efektivitas serangan balik.

Zhaiyk sempat memberikan ancaman serius pada set keempat dengan memimpin 8-3, namun Bhayangkara perlahan bangkit hingga menyamakan skor 18-18. Kesalahan berulang dari para pemain Kazakhstan di poin-poin krusial akhirnya dimanfaatkan Bhayangkara untuk mengunci kemenangan 25-21.

Sementara itu, laga lainnya mempertemukan Hyundai Capital Sky Walker wakil Korea Selatan melawan Al Rayyan asal Qatar. Tim Korea Selatan berhasil meraih kemenangan dengan skor 3-1 (20-25, 20-25, 25-21, 21-25) melalui permainan cepat dan koordinasi pertahanan yang solid.

Kapolda Kalimantan Barat selaku Ketua PBV Polri sekaligus Manager Jakarta Bhayangkara Presisi, Irjen Pol Pipit Rismanto menyampaikan apresiasinya terhadap perjuangan para pemain serta dukungan masyarakat Pontianak dalam laga perdana tersebut.

“Alhamdulillah, kemenangan perdana ini menjadi awal yang baik bagi Bhayangkara Presisi di AVC 2026. Kami mengapresiasi kerja keras seluruh manajemen, pelatih, dan pemain serta dukungan luar biasa masyarakat Indonesia, khususnya warga Pontianak, yang memberikan semangat penuh kepada tim,” kata Irjen Pol Pipit.

“Kami berharap tim tetap bisa  fokus dan konsisten menghadapi pertandingan berikutnya karena persaingan di level Asia sangat ketat,” tambahnya.

Secara terpisah, Presiden Konfederasi Bola Voli Asia (AVC), Ramon Suzara mengatakan, penyelenggaraan AVC Men’s Club Championship 2026 di Pontianak menjadi momentum penting bagi perkembangan bola voli di kawasan Asia.

“Turnamen ini menjadi tonggak penting bagi kebangkitan bola voli Asia. Kehadiran tim-tim terbaik dari berbagai negara tidak hanya menghadirkan persaingan berkualitas tinggi, tetapi juga menginspirasi generasi muda serta mendorong sportivitas dan pariwisata lokal Kalimantan Barat,” ujar Ramon Suzara dalam penilaiannya.

Penulis/Editor: Bembo

LEAVE A RESPONSE

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *