LIFE STYLE MEGAPOLITAN

Pemerintah Kota Jakarta Selatan Terima 115 Hewan Kurban Termasuk Sapi Jumbo dari Presiden

Wakil Walikota Kota Administrasi Jakarta Selatan, Ali Murthadho bersama Asisten Kesra, Tomi, dan pengurus Masjid Darul Jannah, H. Sayid Ali Zaenal Abidin saat meninjau kesiapan Pelaksanaan Idul Qurban 1447 H, Selasa (26/5/2026) (Ist)

progresifjaya.co.id, JAKARTA – Jelang pelaksanaan Idul Adha 1447 H, Pemerintah Kota Administrasi Jakarta Selatan telah menerima 115 hewan kurban terdiri dari sapi dan domba. 

“Alhamdulillah satu ekor sapi ukuran jumbo dari Presiden Republik Indonesia Bapak Prabowo Subianto sudah kami terima,” ujar Wakil Walikota Jakarta Selatan, Ali Muthadho saat meninjau langsung keberadaan hewan kurban di sekitar Halaman Masjid Darul Jannah, Jalan Prapanca Raya, Kebayoran Baru, Selasa (26/5/2026).

Lebih lanjut dituturkannya, dalam pelaksanaan Idul Qurban, Pemerintah Kota Jakarta Selatan bekerja sama dengan pengurus Masjid Darul Jannah terkait kegiatan penerimaan, pemotongan dan penyaluran hewan kurban.

Terkait penyalurannya, Ali menjelaskan, panitia membagi menjadi dua skema, yang pertama, menyalurkan melalui masjid-masjid, yayasan, atau pesantren. Kedua, secara langsung melalui pengurus Masjid Darul Jannah yang akan melaksanakan kegiatan pemotongan.

Petugas tengah memeriksa kesehatan dan kelayakan hewan kurban.

“Dalam proses pemotongannya, Masjid Darul Jannah dan panitia sudah menggunakan alat bantu perebah sapi. Alat ini bertujuan untuk memenuhi persyaratan syariat dalam proses penyembelih hewan kurban sekaligus menjamin keamanan serta keselamatan saat pelaksanaan penyembelihan. Penggunaan alat ini juga membantu petugas dalam mempercepat pelaksanaan pemotongan,” katanya menjelaskan.

Dalam pelaksanaan kurban, menurut Bang Ali, semua hewan yang diterima panitia terlebih dahulu telah  diperiksa Kesehatan dan kelayakannya oleh dokter hewan dari tim kesehatan Suku Dinas Kelautan, Pertanian dan Ketahanan Pangan (Sudin KPKP).

“Dan pada saat penyembelihan, daging kurban juga akan diperiksa kembali,” imbuhnya.

 Terkait penanganan limbah penyembelihan, kembali Ali menjelaskan, panitia telah menyiapkan sarana prasarana memadai yang memenuhi persyaratan lingkungan, baik untuk pembuangan darah dan jeroan sudah ditentukan titiknya pada lubang tanah dengan kedalaman dan lebar tertentu.

Sejumlah hewan kurban jenis sapi termasuk sapi jumbo yang telah siap untuk disembelih.

Hal menarik lainnya, pada saat penyaluran, panitia sudah menyiapkan bongsang atau besek bambu.

Menurutnya, penggunaan wadah tradisional ini bertujuan untuk mendukung program pilah sampah dan meminimalkan sampah non-organik (plastik). Kata dia, kebijakan ini juga diterapkan di tingkat kecamatan dan kelurahan.

“Kami berharap, kegiatan ini dapat membantu masyarakat, khususnya dalam pemenuhan gizi. Lalu, perayaan Idul Adha ini tentunya juga mampu meningkatkan sektor ekonomi. Bagi masyarakat yang berkurban, kami yakini ibadah mereka tersalurkan dengan baik dan dilaksanakan secara profesional oleh panitia di sini,” pungkasnya. 

Penulis/Editor: Asep Sofyan Afandi

LEAVE A RESPONSE

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *