OLAHRAGA

Bagaimana Jadinya Jika Tim Garuda Tanpa Thom Haye?

progresifjaya.co.id, JAKARTA  – Tim Nasional (Timnas) Indonesia sangat kesulitan saat menghadapi Timor Leste pada laga kedua Grup A Piala AFF 2026 di Chonburi, Thailand, Jumat (31/7) malam. Garuda sempat mengalami jalan buntu meski Timor Leste bermain dengan 10 pemain sejak menit 21.

Setelah memasukan beberapa pemain di babak kedua, upaya Timnas Indonesia untuk memecah kebuntuan baru tercipta pada menit ke-74. Gol kemangan Garuda tercipta dalam tempo tujuh menit melalui Shayne Pattynama (74′), Thom Haye (78′) dan M. Baker (81′). Skor akhir 3-0.

Namun demikian, bagaimana jadinya jika Tim Nasional (Timnas) Indonesia tanpa Tom Haye? Menghadapi tim sekelas Timor Leste, Timnas Indonesia masih mengandalkan “Sang Profesor” Tom Haye bermain full 90 menit buat kunci kemenangan. 

Sepanjang 74 menit pertandingan para penyerang Garuda dibikin bapuk oleh rapihnya pertahanan blok Timor Leste. Laga ini membuka mata pembenaran beban ketergantungan kepada Thom Haye yang telah memasuki usia 31. Saat melawan Kamboja dan Timor Leste, umpan keren Sang Profesor menjadi pembeda hasil akhir.

Kemenangan ini patut disyukuri. Tapi, jelas jadi tamparan keras. Sehebat apapun mengatur ritme, kasih umpan manja, bahkan nyetak gol, mantan pemain Lecce ini tidak selamanya berada di lapangan. Kalau regenerasi posisi pengatur ritme permainan mandeg, bisa jadi apa timnas jika Thom Haye hilang alias gantung sepatu.

Penulis/Editor: Hendy

LEAVE A RESPONSE

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *