MEGAPOLITAN

Kunjungi Korban Kebakaran Batu Ceper, Wali Kota Jakarta Pusat Arifin Pastikan Distribusi Bantuan Kemanusian Berjalan Lancar serta Dukungan Psikologis

progresifjaya.co.id, JAKARTA – Wali Kota Jakarta Pusat Arifin bersama Ketua Tim Penggerak Pemberdayaan dan Kesejahteraan Keluarga (TP PKK) Witri Yenny Arifin, Camat Gambir Muhamad Iqbal dan Lurah Kebon Kelapa M. Belli Oktariyan mengunjungi lokasi korban kebakaran di Jalan Batu Ceper VIII, Kelurahan Kebon Kelapa, Kecamatan Gambir, Jakarta Pusat, Jumat (4/9).

Kunjungan pasca kebakaran ini bertujuan untuk memastikan distribusi bantuan kemanusiaan berjalan lancar serta memberikan dukungan psikologis bagi 880 jiwa dari 310 Kepala Keluarga (KK) yang terdampak insiden kebakaran pada Senin, 31 Augustus 2026.

Wali Kota Jakarta Pusat Arifin menyampaikan pentingnya kewaspadaan terhadap potensi kebakaran seiring prediksi Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) mengenai fenomena El Nino yang diperkirakan berlangsung hingga akhir tahun 2026.

Arifin mencatat bahwa lebih dari 70 persen kasus kebakaran dipicu oleh masalah kelistrikan seperti, korsleting kabel dan penggunaan alat elektronik yang tidak aman.

“Pada malam kejadian di Kebon Kelapa, secara bersamaan terjadi juga kebakaran di Kelurahan Kartini dan Cideng. Ini menunjukkan betapa kritisnya situasi kita saat ini akibat cuaca ekstrem,” ujarnya.

Ia mengucapkan terima kasih dan mengapresiasi kepada PT Galfa yang telah menyalurkan bantuan bertepatan dengan ulang tahun ke-80 perusahaan tersebut, serta menegaskan komitmen pemerintah dalam menyediakan tenda evakuasi dan bantuan pangan harian.

Sementara itu, Ketua TP PKK Jakarta Pusat Witri Yenny Arifin menuturkan, kunjungan ini juga merupakan bentuk empati konkret terhadap warga korban bencana. selain menyalurkan bantuan materil.

“Tim PKK melakukan kegiatan trauma healing untuk anak-anak guna mengembalikan kegembiraan mereka pasca peristiwa traumatis. Hari ini, kami melakukan trauma healing buat anak-anak dan menghibur ibu-ibu kader PKK dasa wisma yang juga terdampak, kurang lebih ada 12 rumah dari kader kami,” ujarnya.

Witri menjelaskan telah merinci posko pengungsian telah berkolaborasi dengan berbagai pihak, termasuk Baznas BAZIS, Suku Dinas Pendidikan untuk penerbitan kembali ijazah yang terbakar, serta Suku Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil (Dukcapil) untuk administrasi kependudukan.

Bantuan harian berupa sarapan, makan siang, dan makan malam disuplai oleh Dinas Sosial, BPBD, PMI Jakarta Pusat dan Baznas BAZIS. Sementara, kata Witri, PKK fokus menyediakan kebutuhan spesifik seperti popok bayi, popok dewasa, dan perlengkapan harian lainnya.

“Semoga seluruh warga yang terdampak selalu diberikan kesehatan dan kesabaran. Kami akan terus mendampingi mereka hingga kondisi pulih,” harapnya.

Sementara penanganan pasca kebakaran masih dalam proses pemulihan di lokasi akan terus dilakukan koordinasi secara intensif antara unsur pemerintah kelurahan, organisasi kemasyarakatan, dan sektor swasta untuk meringankan beban para pengungsi.

Penulis/Editor: Fari. K

LEAVE A RESPONSE

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *